topbella

Rabu, 19 Agustus 2026

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 - 2.B - MATEMATIKA & SENI RUPA

Hari, Tanggal     : Kamis, 20 Agustus 2026
Guru Kelas         : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.
Fase/Kelas         : A/II
Mata Pelajaran  : Matematika & Seni Rupa
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖 
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah melaksanakan sumatif harian1 pendidikan pancasila dan menyebutkan sikap disiplin. Nah, pada hari ini kita akan melaksanakan sumatif harian 1 Matematika dan Seni Rupa menyebutkan unsur seni rupa di lingkungan sekitar.
Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib, dan kerjakan setiap tugas dengan teliti. Jangan lupa untuk selalu percaya diri dan berani mencoba. Tetap semangat belajar, ananda sholeh dan sholehah 2B! 🌟 Semoga pembelajaran hari ini menyenangkan dan memberikan ilmu yang bermanfaat. 💕

📌 Mata Pelajaran Matematika:
Ø  Capaian Pembelajaran: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
Ø  Tujuan Pembelajaran: Membaca dan Menulis bilangan sampai100, menentukan nilai tempat dan membandingkan bilangan
Ø  Kriteria Pembelajaran: 
    1. Menghitung banyak benda 
    2. Menulis dan membaca bilangan sampai 100 
    3. Menentukan nilai tempat pada bilangan sampai 100. 
    4. Mengenal simbol > (lebih besar), < (lebih kecil), dan = (sama dengan)
    5. Membandingkan dua bilangan sampai 100 dengan tepat.
Ø  Materi Pokok: Bilangan sampai 100
Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning, tanya jawab, diskusi.
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Lembar Sumatif Harian 1
Ø  Apersepsi:
Guru mengajak peserta didik mengingat kembali bilangan 1–100 melalui kegiatan menyebutkan bilangan secara bersama-sama. Guru menunjukkan dua kelompok benda atau kartu bilangan, kemudian bertanya, “Kelompok mana yang jumlahnya lebih banyak?” dan “Bagaimana kita mengetahui bilangan mana yang lebih besar atau lebih kecil?”
Ø  Materi Pembelajaran:

A. Mengenal Intuisi Bilangan (Number Sense)

Intuisi bilangan (number sense) adalah kemampuan memahami makna suatu bilangan. Siswa tidak hanya mengenal angka, tetapi juga memahami bahwa angka menunjukkan banyaknya suatu benda.

Contoh:

1.     Angka 15 berarti ada lima belas benda.

2.     Angka 40 berarti ada empat puluh benda.

3.     Angka 100 berarti ada seratus benda.

Bilangan digunakan untuk menghitung benda di sekitar kita, seperti buku, pensil, buah, atau teman di kelas.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

  1. Di rak terdapat 28 buku.
  2. Di meja ada 15 pensil.
  3. Di halaman sekolah tumbuh 42 bunga.

Semakin besar bilangannya, semakin banyak jumlah bendanya.


B. Memperkirakan Banyak Benda

Memperkirakan adalah menebak jumlah benda yang mendekati jumlah sebenarnya tanpa menghitung satu per satu.

Saat memperkirakan, kita dapat melihat:

  • ukuran kumpulan benda,
  • banyak sedikitnya benda,
  • kelompok benda yang terlihat.

Contoh: 

🍎 Sekelompok apel tampak memenuhi satu keranjang kecil.

Perkiraan:
"Menurutku ada sekitar 20 apel."

Kemudian dihitung bersama.

Jumlah sebenarnya: 22 apel.

Artinya perkiraan sudah cukup dekat.


C. Menghubungkan Lambang Bilangan dengan Banyak Benda

Setiap lambang bilangan menunjukkan banyaknya benda.

Contoh:

⭐ 18 → ada 18 bintang.

🍎 25 → ada 25 apel.

📚 42 → ada 42 buku.

Semakin banyak bendanya, semakin besar bilangan yang digunakan.

Contoh

Jika terdapat:
🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤

Jumlah anak ayam = 8

Lambang bilangannya adalah 8.


D. Membandingkan Banyak Benda dan Bilangan

Membandingkan berarti menentukan mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.

Gunakan tanda:

  • > = lebih besar dari
  • < = lebih kecil dari
  • = = sama dengan

Contoh 1

Kelompok A = 35 bola

Kelompok B = 42 bola

Karena 42 lebih banyak daripada 35, maka: 35 < 42


Contoh 2

Kelas A memiliki 28 siswa.

Kelas B memiliki 28 siswa.

Maka: 28 = 28


Contoh 3

Kotak merah berisi 67 pensil.

Kotak biru berisi 54 pensil.

Maka: 67 > 54

 E. Mengenal Nilai Tempat
    Setiap angka mempunyai tempatnya. Bilangan terdiri dari:
PuluhanSatuan
25
Angka 2 berada pada tempat puluhan = 20

Angka 5 berada pada tempat satuan = 5

    
Ø  Soal Sumatif




Ø  Kunci jawaban dan uraian:


📌 Mata Pelajaran Seni Rupa:

Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .

Ø  Kriteria Pembelajaran: 
  1. Menyebutkan minimal 4 unsur rupa dengan benar.
  2. Mengidentifikasi unsur rupa pada benda-benda di sekitar.
  3. Menjelaskan hubungan sederhana antara unsur rupa dengan karakteristik benda.

Ø  Materi Pokok: Unsur seni rupa tekstur

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning, Demonstrasi, tanya jawab, diskusi, dan latihan terbimbing.

Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran, LKPD, benda konkret (kapas, kain, pena, buku)

Ø  Apersepsi:

     Guru membawa atau menunjukkan beberapa benda yang memiliki permukaan berbeda, misalnya batu, daun, kain, kapas, kulit jeruk, dan kertas. Guru mengajak peserta didik mengamati dan meraba benda-benda tersebut, kemudian bertanya: Coba pegang benda ini, bagaimana rasanya?” Apakah permukaannya terasa halus atau kasar?


Ø  Materi Pembelajaran:

1. Pengertian Tekstur

Tekstur adalah sifat atau keadaan permukaan suatu benda yang dapat dirasakan melalui sentuhan atau dilihat.

Tekstur membuat benda terasa atau tampak berbeda, misalnya halus, kasar, lembut, licin, keras, atau bergelombang.

2. Jenis-Jenis Tekstur

a. Tekstur Halus
Permukaan benda terasa lembut dan tidak kasar.
Contoh: kertas, kaca, kain satin.

b. Tekstur Kasar
Permukaan benda terasa tidak rata dan kasar.
Contoh: batu, kulit pohon, amplas.

c. Tekstur Lembut
Permukaan benda terasa empuk atau nyaman ketika disentuh.
Contoh: kapas, bulu, spons.

d. Tekstur Licin
Permukaan benda terasa sangat rata dan mudah disentuh atau digeser.
Contoh: kaca, keramik, plastik.

e. Tekstur Bergelombang
Permukaan benda memiliki bagian yang naik dan turun.
Contoh: karton bergelombang, kulit jeruk, daun tertentu.

3. Tekstur di Sekitar Kita

Kita dapat menemukan tekstur pada berbagai benda:

BendaTekstur
BatuKasar
KapasLembut
KacaLicin dan halus
Kulit pohonKasar
KainLembut/halus
Kulit jerukKasar/bergelombang
DaunHalus atau sedikit kasar
SponsLembut dan berpori

4. Tekstur dalam Karya Seni Rupa

Tekstur dapat digunakan untuk membuat karya seni menjadi lebih menarik dan memiliki kesan tertentu.

Contohnya:

  • Menggambar batang pohon dengan garis-garis agar terlihat kasar.
  • Menggunakan kapas untuk membuat awan yang tampak lembut.
  • Menempelkan pasir atau daun kering pada gambar untuk menghasilkan tekstur yang dapat diraba.

5. Kesimpulan

Tekstur adalah sifat permukaan benda yang dapat dirasakan atau dilihat.
Tekstur dapat berupa halus, kasar, lembut, licin, dan bergelombang.

Soal/Post Pest:


Ø  Kunci jawaban

Ø  Kesimpulan/Refleksi:


0 komentar:

Posting Komentar

About

Mengenai Saya

Foto Saya
Nur Aisyah, S. Pd.
Lihat profil lengkapku