topbella

Senin, 26 Oktober 2026

SELASA, 27 OKTOBER 2026

 IDENTITAS
Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Matematika
Hari, Tanggal     : Selasa, 27 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
   Materi                : Mana kalimat matematika =
Pertemuan ke   : 1

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu menunjukan pemahaman makna simbol  matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 20 menggunakan gambar.

Ø Tujuan Pembelajaran

Murid mampu menunjukan pemahaman makna simbol  matematika "=" dalam suatu kalimat matematika yang terkait dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100 menggunakan gambar

  • Mindful (Berkesadaran): Murid menyimak penjelasan dan mengamati nilai pada kedua ruas kalimat matematika dengan teliti.

  • Meaningful (Bermakna): Murid menghubungkan makna tanda sama dengan dengan kegiatan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah pensil, buku, atau benda lainnya.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui permainan kartu angka, benda konkret, diskusi, dan tantangan melengkapi kalimat matematika.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal simbol sama dengan (=).

  2. Memahami tanda sama dengan sebagai tanda bahwa kedua ruas memiliki nilai yang sama.

  3. Menunjukkan kesamaan nilai menggunakan benda konkret dan gambar.

  4. Membaca kalimat matematika yang menggunakan tanda sama dengan.

  5. Menentukan apakah dua kelompok benda memiliki jumlah yang sama.

  6. Melengkapi kalimat matematika sederhana dengan tanda sama dengan.

  7. Menentukan bilangan yang tepat untuk melengkapi kalimat matematika.

  8. Menyelesaikan masalah sederhana terkait kesamaan nilai dalam kehidupan sehari-hari.

 

πŸ“Œ MATERI

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak sholeh dan sholehah, siapa yang menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya? Benar, Allah Swt. adalah Al-Khaliq, Yang Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai macam tumbuhan, buah-buahan, dan hewan dengan bentuk dan jumlah yang beragam. Masyaallah, betapa besar kebesaran Allah! 🌿🍎

Sekarang, coba perhatikan contoh berikut. Allah menciptakan buah apel yang dapat kita amati saat belajar berhitung. Ibu memiliki 3 buah apel, sedangkan Ayah juga memiliki 3 buah apel.

🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎

Apakah jumlah apel Ibu dan Ayah sama? Ya, jumlahnya sama, yaitu 3 buah apel.

Dalam matematika, kita menuliskannya dengan kalimat 3 = 3. Simbol = dibaca sama dengan dan menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri sama dengan nilai di sebelah kanan.

Bagaimana jika Ibu memiliki 2 buah apel dan Ayah memiliki 4 buah apel? Apakah jumlahnya sama? Tidak, karena 2 tidak sama dengan 4.

Melalui contoh tersebut, hari ini kita akan belajar memahami makna simbol sama dengan (=), membandingkan nilai pada kedua ruas, serta menentukan apakah kalimat matematika memiliki nilai yang sama.

Anak-anak, dengan belajar matematika, kita dapat melatih ketelitian sekaligus mensyukuri nikmat akal dan ilmu yang Allah Swt. berikan. Yuk, belajar dengan semangat, teliti, dan gembira! πŸŒΈπŸ“š


πŸ“Œ MATERI: MAKNA SIMBOL MATEMATIKA “=”

A. Mengenal Simbol Sama Dengan (=)

Simbol = dibaca sama dengan.

Tanda sama dengan digunakan untuk menunjukkan bahwa nilai di sebelah kiri dan nilai di sebelah kanan memiliki jumlah atau nilai yang sama.

Contoh:

3 = 3

Artinya, nilai 3 di sebelah kiri sama dengan nilai 3 di sebelah kanan.

Contoh lainnya:

5 = 5

8 = 8

10 = 10

Ingat, tanda sama dengan bukan sekadar tanda untuk menuliskan jawaban. Tanda ini menunjukkan bahwa kedua ruas memiliki nilai yang sama.


B. Memahami Tanda Sama Dengan Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎🍎 = 🍎🍎🍎

Di sebelah kiri terdapat 3 apel dan di sebelah kanan terdapat 3 apel.

Karena jumlahnya sama, kalimat matematikanya adalah:

3 = 3

Contoh lainnya:

✏️✏️✏️✏️ = ✏️✏️✏️✏️

Jumlah pensil di kedua kelompok sama-sama 4.

Jadi:

4 = 4

Anak-anak dapat menggunakan stik es krim, pensil, atau benda lain untuk membuktikan bahwa kedua kelompok memiliki jumlah yang sama.


C. Tanda Sama Dengan pada Kalimat Matematika

Tanda sama dengan juga dapat digunakan pada kalimat matematika yang memuat operasi hitung.

Perhatikan contoh berikut.

1. Penjumlahan

2 + 3 = 5

Artinya, hasil dari 2 ditambah 3 adalah 5. Nilai di sebelah kiri sama dengan nilai di sebelah kanan.

2. Pengurangan

7 − 2 = 5

Artinya, hasil dari 7 dikurangi 2 adalah 5. Kedua ruas memiliki nilai yang sama.

3. Kesamaan nilai pada kedua ruas

4 + 2 = 3 + 3

Ruas kiri: 4 + 2 = 6

Ruas kanan: 3 + 3 = 6

Karena kedua ruas bernilai 6, maka:

4 + 2 = 3 + 3

Jadi, tanda sama dengan dapat digunakan ketika kedua ruas memiliki nilai yang sama, meskipun bentuk perhitungannya berbeda.


D. Melengkapi Kalimat Matematika

Anak-anak, perhatikan contoh berikut.

Contoh 1

3 + 2 = ...

3 + 2 = 5

Jadi, bilangan yang tepat adalah 5.

Contoh 2

4 + 1 = 2 + ...

Ruas kiri: 4 + 1 = 5.

Agar ruas kanan bernilai 5, maka 2 + 3 = 5.

Jadi:

4 + 1 = 2 + 3

Contoh 3

6 = 4 + ...

Agar kedua ruas memiliki nilai yang sama, kita mencari bilangan yang jika ditambahkan dengan 4 hasilnya 6.

4 + 2 = 6.

Jadi:

6 = 4 + 2


E. Menentukan Kalimat Matematika yang Benar atau Salah

Perhatikan beberapa contoh berikut.

1. 3 + 2 = 5

Benar, karena kedua ruas bernilai 5.

2. 4 + 1 = 6

Salah, karena ruas kiri bernilai 5, sedangkan ruas kanan bernilai 6.

3. 2 + 4 = 3 + 3

Benar, karena kedua ruas bernilai 6.

4. 7 − 2 = 4

Salah, karena ruas kiri bernilai 5, sedangkan ruas kanan bernilai 4.

Untuk mengetahui benar atau salah, kita harus menghitung nilai pada kedua ruas terlebih dahulu.


F. Tanda Sama Dengan dalam Kehidupan Sehari-hari

Tanda sama dengan dapat membantu kita memahami kesamaan jumlah benda.

Contoh 1

Aisyah memiliki 4 pensil. Bilal juga memiliki 4 pensil.

Kalimat matematikanya:

4 = 4

Jadi, jumlah pensil Aisyah sama dengan jumlah pensil Bilal.

Contoh 2

Di meja terdapat 3 buku dan 2 buku tambahan. Di meja lain terdapat 5 buku.

Kalimat matematikanya:

3 + 2 = 5

Jadi, jumlah buku pada kedua kelompok sama, yaitu 5 buku.


🌟 INGAT!

  • Simbol = dibaca sama dengan.

  • Tanda sama dengan menunjukkan bahwa kedua ruas memiliki nilai yang sama.

  • Kedua ruas dapat berupa bilangan, penjumlahan, atau pengurangan.

  • Bentuk perhitungan boleh berbeda, asalkan nilainya sama.

  • Hitung kedua ruas dengan teliti sebelum menentukan benar atau salah.

Ø Soal Asesmen / Post-Test

Petunjuk: Bacalah setiap soal dengan teliti. Hitunglah nilai kedua ruas jika diperlukan, kemudian jawablah dengan benar.

  1. Perhatikan kalimat matematika berikut: 5 = 5. Apa makna tanda sama dengan pada kalimat tersebut?

  2. Rani memiliki 4 pensil. Dita juga memiliki 4 pensil. Tuliskan kalimat matematika yang menunjukkan bahwa jumlah pensil mereka sama.

  3. Lengkapilah kalimat matematika berikut: 3 + 2 = ....

  4. Perhatikan kalimat matematika berikut: 4 + 2 = 3 + 3. Apakah kalimat matematika tersebut benar? Jelaskan alasanmu.

  5. Di sebelah kiri terdapat 7 kelereng. Di sebelah kanan terdapat 5 kelereng dan 2 kelereng tambahan. Tuliskan kalimat matematika yang menunjukkan kesamaan jumlah kelereng tersebut.



Ø Kunci Jawaban/uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi


SELASA, 27 OKTOBER 2026

IDENTITAS
Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Selasa, 27 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
   Materi                : Macam Macam Tempat Umum
Pertemuan ke   : 2


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang macam-macam tempat umum di lingkungan sekitar.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati gambar dan membaca teks tentang tempat umum dengan teliti serta memperhatikan fungsi dan aturan di setiap tempat.

  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat memahami kegunaan tempat umum dalam kehidupan sehari-hari (seperti perpustakaan, pasar, rumah sakit, taman, dan stasiun) serta menjaga ketertibannya.

  • Joyful (Menyenangkan): Murid belajar melalui kegiatan mengamati gambar tempat umum, tebak nama tempat, tanya jawab, diskusi kelompok, dan sosiodrama/percakapan sederhana.


Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengertian tempat umum.

  2. Menyebutkan macam-macam tempat umum di lingkungan sekitar.

  3. Mengidentifikasi kegunaan/fungsi masing-masing tempat umum.

  4. Menceritakan pengalaman saat berada di tempat umum.

  5. Memahami aturan dan tata tertib saat berada di tempat umum.

  6. Melakukan percakapan dan tanya jawab sederhana tentang tempat umum secara santun.


πŸ“Œ MATERI: Macam-macam Tempat Umum

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Mengamati gambar, membaca, tanya jawab, demonstrasi/sosiodrama, diskusi kelompok, permainan kartu gambar, dan latihan terbimbing.

Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: Poster/gambar macam-macam tempat umum, kartu nama tempat umum, LKPD, dan video pembelajaran interaktif.


Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! πŸ’–

Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲

Anak-anak, pernahkah kalian pergi berobat ke rumah sakit, membaca buku di perpustakaan, bermain di taman, atau ikut Ibu ke pasar?

Tempat-tempat tersebut dinamakan tempat umum. Tempat umum adalah tempat yang disediakan untuk digunakan oleh banyak orang secara bersama-sama.

Allah Swt. melimpahkan rezeki dan fasilitas berupa lingkungan sekitar yang bermanfaat. Oleh karena itu, kita harus bersyukur, menjaga kebersihan, serta bersikap santun saat berada di tempat umum. ✨

Hari ini kita akan belajar mengenal berbagai macam tempat umum, kegunaannya, serta aturan saat berkunjung ke sana. Mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira! 🌷




A. Apa Itu Tempat Umum?

Tempat umum adalah tempat yang terbuka dan dapat digunakan oleh masyarakat luas untuk keperluan tertentu. Siapa saja boleh berkunjung ke tempat umum dengan mematuhi aturan yang berlaku.

B. Macam-Macam Tempat Umum dan Kegunaannya

  1. Perpustakaan

    • Kegunaan: Tempat untuk membaca dan meminjam buku.

    • Aturan: Harus tenang/tidak berisik, merapikan buku kembali, dan tidak membawa makanan/minuman.

  2. Pasar / Supermarket

    • Kegunaan: Tempat untuk membeli dan menjual kebutuhan sehari-hari (seperti buah, sayur, dan pakaian).

    • Aturan: Mengantre saat membayar dan menjaga kebersihan.

  3. Rumah Sakit / Puskesmas

    • Kegunaan: Tempat untuk berobat dan memeriksakan kesehatan saat sakit.

    • Aturan: Menjaga ketenangan agar pasien tidak terganggu dan membuang sampah pada tempatnya.

  4. Taman Bermain

    • Kegunaan: Tempat untuk bersantai, berolahraga, dan bermain bersama teman/keluarga.

    • Aturan: Menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman, dan bergantian menggunakan alat permainan.

  5. Stasiun / Terminal / Bandara

    • Kegunaan: Tempat untuk naik dan turun kendaraan umum (kereta api, bus, atau pesawat).

    • Aturan: Mengantre saat membeli tiket dan tidak berpisah dari orang tua.

C. Sikap Santun di Tempat Umum

Saat berada di tempat umum, kita harus selalu bersikap santun dan tertib:

  • Mengucapkan salam dan kata santun (seperti "tolong", "terima kasih", dan "maaf").

  • Menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.

  • Mengantre dengan sabar saat menunggu giliran.

  • Mematuhi aturan yang berlaku di tempat tersebut.

D. Contoh Percakapan Santun di Tempat Umum

Di Perpustakaan:

Ahmad: "Permisi, Bu Guru. Di mana saya bisa menemukan buku cerita tentang hewan?"

Bu Guru: "Buku cerita hewan ada di rak sebelah kanan, Ahmad."

Ahmad: "Terima kasih banyak, Bu Guru."

Bu Guru: "Sama-sama, Ahmad. Jangan lupa dibaca dengan tenang, ya."

E. Kosakata Baru

  • Tempat Umum: Tempat yang digunakan untuk kepentingan banyak orang.

  • Pengunjung: Orang yang datang berkunjung ke suatu tempat.

  • Antre: Menunggu giliran dengan berdiri berderet secara tertib.

  • Petugas: Orang yang bekerja melayani di tempat umum (misal: pustakawan, kasir, dokter).

πŸ“ SOAL ASESMEN / POST TEST

A. Pilihan Ganda (Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar!)

  1. Tempat yang digunakan oleh banyak orang secara bersama-sama disebut...

    a. Tempat pribadi

    b. Tempat umum

    c. Rumah sendiri

  2. Tempat yang dikunjungi orang untuk meminjam dan membaca buku adalah...

    a. Pasar

    b. Rumah sakit

    c. Perpustakaan

  3. Sikap yang baik saat berkunjung ke taman bermain adalah...

    a. Membuang sampah sembarangan

    b. Merusak tanaman di taman

    c. Antre dan bergantian saat menggunakan perosotan

  4. Jika ingin membeli buah dan sayuran segar, kita dapat pergi ke...

    a. Pasar

    b. Stasiun

    c. Perpustakaan

  5. Saat berada di rumah sakit, kita tidak boleh berisik karena...

    a. Dapat mengganggu pasien yang sedang istirahat

    b. Nanti dihukum pedagang

    c. Agar permainan tidak rusak


Ø Jawaban atau uraian:


Ø Kesimpulan dan refleksi:

About

Mengenai Saya

Foto Saya
Nur Aisyah, S. Pd.
Lihat profil lengkapku