Guru mengajak peserta didik mengingat kembali bilangan 1–100 melalui kegiatan menyebutkan bilangan secara bersama-sama. Guru menunjukkan dua kelompok benda atau kartu bilangan, kemudian bertanya, “Kelompok mana yang jumlahnya lebih banyak?” dan “Bagaimana kita mengetahui bilangan mana yang lebih besar atau lebih kecil?”
A. Mengenal Intuisi Bilangan (Number Sense)
Intuisi bilangan (number sense) adalah kemampuan memahami makna suatu bilangan. Siswa tidak hanya mengenal angka, tetapi juga memahami bahwa angka menunjukkan banyaknya suatu benda.
Contoh:
1. Angka 15 berarti ada lima belas benda.
2. Angka 40 berarti ada empat puluh benda.
3. Angka 100 berarti ada seratus benda.
Bilangan digunakan untuk menghitung benda di sekitar kita, seperti buku, pensil, buah, atau teman di kelas.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari
- Di rak terdapat 28 buku.
- Di meja ada 15 pensil.
- Di halaman sekolah tumbuh 42 bunga.
Semakin besar bilangannya, semakin banyak jumlah bendanya.
B. Memperkirakan Banyak Benda
Memperkirakan adalah menebak jumlah benda yang mendekati jumlah sebenarnya tanpa menghitung satu per satu.
Saat memperkirakan, kita dapat melihat:
- ukuran kumpulan benda,
- banyak sedikitnya benda,
- kelompok benda yang terlihat.
Contoh:
🍎 Sekelompok apel tampak memenuhi satu keranjang kecil.
Perkiraan:
"Menurutku ada sekitar 20 apel."
Kemudian dihitung bersama.
Jumlah sebenarnya: 22 apel.
Artinya perkiraan sudah cukup dekat.
C. Menghubungkan Lambang Bilangan dengan Banyak Benda
Setiap lambang bilangan menunjukkan banyaknya benda.
Contoh:
⭐ 18 → ada 18 bintang.
🍎 25 → ada 25 apel.
📚 42 → ada 42 buku.
Semakin banyak bendanya, semakin besar bilangan yang digunakan.
Contoh
Jika terdapat:
🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤🐤
Jumlah anak ayam = 8
Lambang bilangannya adalah 8.
D. Membandingkan Banyak Benda dan Bilangan
Membandingkan berarti menentukan mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak.
Gunakan tanda:
- > = lebih besar dari
- < = lebih kecil dari
- = = sama dengan
Contoh 1
Kelompok A = 35 bola
Kelompok B = 42 bola
Karena 42 lebih banyak daripada 35, maka: 35 < 42
Contoh 2
Kelas A memiliki 28 siswa.
Kelas B memiliki 28 siswa.
Maka: 28 = 28
Contoh 3
Kotak merah berisi 67 pensil.
Kotak biru berisi 54 pensil.
| Puluhan | Satuan |
|---|---|
| 2 | 5 |
Ø Kunci jawaban dan uraian:
📌 Mata Pelajaran Seni Rupa:
Ø Capaian Pembelajaran:
Ø Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar .
- Menyebutkan minimal 4 unsur rupa dengan benar.
- Mengidentifikasi unsur rupa pada benda-benda di sekitar.
- Menjelaskan hubungan sederhana antara unsur rupa dengan karakteristik benda.
Ø Materi Pokok: Unsur seni rupa tekstur
Ø Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning, Demonstrasi, tanya jawab, diskusi, dan latihan terbimbing.
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video pembelajaran, LKPD, benda konkret (kapas, kain, pena, buku)
Ø Apersepsi:
Guru membawa atau menunjukkan beberapa benda yang memiliki permukaan berbeda, misalnya batu, daun, kain, kapas, kulit jeruk, dan kertas. Guru mengajak peserta didik mengamati dan meraba benda-benda tersebut, kemudian bertanya: Coba pegang benda ini, bagaimana rasanya?” Apakah permukaannya terasa halus atau kasar?
Ø Materi Pembelajaran:
1. Pengertian Tekstur
Tekstur adalah sifat atau keadaan permukaan suatu benda yang dapat dirasakan melalui sentuhan atau dilihat.
Tekstur membuat benda terasa atau tampak berbeda, misalnya halus, kasar, lembut, licin, keras, atau bergelombang.
2. Jenis-Jenis Tekstur
a. Tekstur Halus
Permukaan benda terasa lembut dan tidak kasar.
Contoh: kertas, kaca, kain satin.
b. Tekstur Kasar
Permukaan benda terasa tidak rata dan kasar.
Contoh: batu, kulit pohon, amplas.
c. Tekstur Lembut
Permukaan benda terasa empuk atau nyaman ketika disentuh.
Contoh: kapas, bulu, spons.
d. Tekstur Licin
Permukaan benda terasa sangat rata dan mudah disentuh atau digeser.
Contoh: kaca, keramik, plastik.
e. Tekstur Bergelombang
Permukaan benda memiliki bagian yang naik dan turun.
Contoh: karton bergelombang, kulit jeruk, daun tertentu.
3. Tekstur di Sekitar Kita
Kita dapat menemukan tekstur pada berbagai benda:
| Benda | Tekstur |
|---|---|
| Batu | Kasar |
| Kapas | Lembut |
| Kaca | Licin dan halus |
| Kulit pohon | Kasar |
| Kain | Lembut/halus |
| Kulit jeruk | Kasar/bergelombang |
| Daun | Halus atau sedikit kasar |
| Spons | Lembut dan berpori |
4. Tekstur dalam Karya Seni Rupa
Tekstur dapat digunakan untuk membuat karya seni menjadi lebih menarik dan memiliki kesan tertentu.
Contohnya:
- Menggambar batang pohon dengan garis-garis agar terlihat kasar.
- Menggunakan kapas untuk membuat awan yang tampak lembut.
- Menempelkan pasir atau daun kering pada gambar untuk menghasilkan tekstur yang dapat diraba.
5. Kesimpulan
Tekstur adalah sifat permukaan benda yang dapat dirasakan atau dilihat.
Tekstur dapat berupa halus, kasar, lembut, licin, dan bergelombang.
Soal/Post Pest:
Ø Kunci jawaban
Ø Kesimpulan/Refleksi:





