topbella

Selasa, 28 Juli 2026

RABU, 29 Juli 2026 - 2.B - Pendidikan Pancasila & Bahasa PAK

Hari, Tanggal : Rabu, 29 Juli 2026
Kelas                 : 2 B
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila & PAK
Materi pokok: Lagu negara Indonesia (Pendidikan Pancasila) & Jujur (PAK)
Guru Kelas   : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.


๐Ÿ“Œ Metode/ Model pembelajaran: Diskusi / Discovery Learning
     Media ajar: Video Pembelajaran, LKPD

๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):
  1. Pendidikan Pancasila: Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga
๐Ÿ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 
  1. Murid mampu menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan
  2. Murid dapat menyebutkan contoh sikap jujur
๐Ÿ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP):
  1. Menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan
  2. Menyebutkan minimal 3 sikap jujur

๐Ÿ“Œ Kegiatan Awal (Sapaan):
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 2.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
 
๐Ÿ“Œ Apersepsi
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Alhamdulillah hari ini kita bisa bertemu kembali dalam keadaan sehat yang mana kita patut bersyukur kepada Allah swt karena diberikan waktu untuk bisa berangkat ke sekolah yang kita cintai ini. Pada pembelajaran kemarin ananda sudah belajar menentukan nilai tempat dan penggunaan huruf kapital. Hari ini pelajaran yang akan kalian pelajari ada Pendidikan Pancasila dan PAK dengan tujuan pembelajaran pada hari ini adalah mengenal lagu Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sikap jujur. Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

 
๐Ÿ“Œ Materi Pendidikan Pancasila  :


  • ·  "LAGU KEBANGSAAN "INDONESIA RAYA"

    Apa itu Lagu Kebangsaan?

  • Mari kita simak penjelasannya!

  • Mengenal Lagu Kebangsaan Indonesia
    Lagu Kebangsaan Indonesia
    Indonesia Raya
    Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Republik Indonesia yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman.
    Lagu ini pertama kali diperdengarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 saat Kongres Pemuda II, bersamaan dengan lahirnya Sumpah Pemuda.
    Setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Republik Indonesia. 
    Makna Lagu Indonesia Raya
    Lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:
    • ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Mencintai tanah air Indonesia.
    • ๐Ÿค Bersatu meskipun berbeda suku, agama, dan budaya.
    • ๐ŸŒพ Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
    • ๐Ÿ’ช Semangat membangun Indonesia menjadi negara yang maju.
    • ❤️ Bangga menjadi warga negara Indonesia
    Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:
    • Berdiri tegak.
    • Sikap sempurna.
    • Menghadap ke bendera Merah Putih (jika ada).
    • Menyanyikan lagu dengan suara yang jelas dan penuh semangat.
    • Menunjukkan sikap hormat dan bangga terhadap Indonesia.
    Lagu Indonesia Raya biasanya dinyanyikan pada:
    • Upacara bendera.
    • Hari Senin di sekolah.
    • Hari Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus).
    • Acara resmi kenegaraan.
    • Perlombaan atau kegiatan yang bersifat resmi.

  • Nilai-Nilai yang Dapat Diteladani
    • Cinta tanah air.
    • Disiplin.
    • Persatuan.
    • Menghargai jasa para pahlawan.
    • Bangga menjadi bangsa Indonesia.
    Latihan soal

    Jawablah pertanyaan berikut!

    1. Apa judul lagu kebangsaan Indonesia?
    2. Siapa pencipta lagu Indonesia Raya?
    3. Kapan kita biasanya menyanyikan lagu Indonesia Raya?
    4. Bagaimana sikap kita saat menyanyikan lagu Indonesia Raya?
    5. Mengapa kita harus bangga menyanyikan lagu Indonesia Raya? 


  • ๐Ÿ“Œ Materi PAK

    SIKAP JUJUR


    Apa itu Jujur?

    Jujur adalah berkata dan berbuat sesuai dengan kenyataan. Orang yang jujur tidak berbohong, tidak menipu, dan mau mengakui kesalahan.


    Mengapa Kita Harus Jujur?

    Jika kita jujur:

    • ๐ŸŒŸ Teman akan percaya kepada kita.
    • ๐ŸŒŸ Guru dan orang tua akan bangga.
    • ๐ŸŒŸ Hati menjadi tenang.
    • ๐ŸŒŸ Memiliki banyak teman.

    Contoh Sikap Jujur

    Di Sekolah

    • Mengerjakan tugas sendiri.
    • Mengakui jika lupa membawa PR.
    • Mengembalikan barang teman yang ditemukan.
    • Tidak menyontek saat ulangan.

    Di Rumah

    • Mengatakan jika memecahkan gelas.
    • Mengakui jika belum mengerjakan tugas.
    • Tidak mengambil uang tanpa izin.

    Saat Bermain

    • Bermain sesuai aturan.
    • Mengakui jika kalah.
    • Tidak curang saat bermain.

    Contoh Perilaku Tidak Jujur

    ❌ Berbohong kepada orang tua.

    ❌ Menyontek pekerjaan teman.

    ❌ Mengaku memiliki barang yang bukan miliknya.

    ❌ Menyembunyikan kesalahan.


    Cara Membiasakan Sikap Jujur

    ✔ Berkata apa adanya.

    ✔ Berani mengakui kesalahan.

    ✔ Tidak mengambil barang milik orang lain.

    ✔ Mengembalikan barang yang ditemukan.

    ✔ Meminta maaf jika melakukan kesalahan.


     Latihan Soal
    Ayo Berdiskusi!

    Jawablah pertanyaan berikut!

    1. Apa arti sikap jujur?
    2. Mengapa kita harus bersikap jujur?
    3. Sebutkan dua contoh sikap jujur di sekolah!
    4. Apa yang kamu lakukan jika menemukan pensil milik teman?
    5. Bagaimana perasaanmu setelah berkata jujur?



    ๐Ÿ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


    Senin, 27 Juli 2026

    SELASA, 28 JULI 2026 - 2.B - B.Indonesia & Matematika

    Hari, Tanggal : Selasa, 28 Juli 2026
    Kelas                 : 2 B
    Mata Pelajaran : B.Indonesia & Matematika
    Materi pokok: Penggunaan huruf kapital & tanda titik (B.Indonesia), Nilai tempat (Matematika)
    Guru Kelas   : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.


    ๐Ÿ“Œ Metode dan Media ajar
    1. Metode/ Model pembelajaran : Discovery Learning
    2. Media ajar : Video pembelajaran, LKPD

    ๐Ÿ“Œ
    Capaian Pembelajaran (CP):
    1. Bahasa Indonesia: Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural
    2. Matematika: Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

    ๐Ÿ“Œ
    Tujuan Pembelajaran (TP)
    1. Bahasa Indoensia: Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar.
    2. Matematika: Menentuka nilai tempat pada bilangan cacah sampai 100

    ๐Ÿ“Œ
    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
    Bahasa Indonesia: 
    1. Mendengarkan percakapan dengan penuh perhatian.
    2. Mengidentifikasi informasi penting dalam percakapan yang didengar.
    3. Mengenali fungsi berbagai kata tanya (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana).
    4. Menentukan kata tanya yang sesuai dengan informasi yang ingin diketahui.
    5. Menyusun kalimat tanya sederhana menggunakan kata tanya yang tepat.
    6. Mengajukan pertanyaan secara santun kepada guru maupun teman.
    7. Menjawab pertanyaan berdasarkan isi percakapan yang didengar dengan benar.
    Matematika:
    1. Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan pada bilangan cacah sampai 100. 
    2. Menuliskan banyak puluhan dan satuan dari suatu bilangan dengan benar. 
    3. Menentukan nilai suatu angka berdasarkan letaknya dalam bilangan. 
    4. Menyusun bilangan berdasarkan banyaknya puluhan dan satuan yang ditunjukkan pada gambar atau benda konkret. 
    5. Menjelaskan alasan penentuan nilai tempat berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar atau benda konkret.

    ๐Ÿ“Œ Kegiatan Awal (Sapaan):
    Hallo, good morning ananda sholih sholihah 2.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
     
    ๐Ÿ“Œ Apersepsi
    Baik, pada pertemuan sebelumnya kita telah mengenal Lagu kebangsaan negara kita serta latihan soal yang berkaitan dengan perasaan. Hari ini kita akan belajar memahami penggunaan huruf kapital dan tanda titik, kalian dapat menulis kalimat dengan rapi sehingga mudah dipahami orang lain dan Menentukan nilai tempat bilangan cacah sampai 100. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, kerjakan tugas dengan teliti, dan tetap semangat ya! ๐ŸŒˆ
    Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! Semangat Selalu! ๐ŸŒŸ
    ๐Ÿ“Œ Materi Bahasa Indonesia

     
    Simaklah video pembelajaran di atas dengan seksama!
             
        A. Huruf Kapital
    Huruf kapital disebut juga huruf besar.
    Huruf kapital digunakan pada:
    1. Awal Kalimat
    Huruf pertama pada setiap kalimat harus menggunakan huruf kapital.
    Contoh:
    ✔ Saya suka membaca.
    ✔ Ayah sedang bekerja.
    ✔ Kami bermain bersama.
    2. Nama Orang
    Huruf pertama pada nama orang ditulis dengan huruf kapital.
    Contoh:
    • Budi
    • Siti
    • Aisyah
    • Khalid
    • Isabella
    Kalimat:
    ✔ Khalid bermain bola.
    ✔ Isabella membaca buku.

    Nama hari selalu diawali huruf kapital.
    • Senin
    • Selasa
    • Rabu
    • Kamis
    • Jumat
    • Sabtu
    • Minggu
    Contoh:
    ✔ Hari ini hari Senin.
    ✔ Besok hari Selasa.

        B. Tanda Baca Titik (.)
        Tanda titik digunakan pada akhir kalimat berita atau kalimat pernyataan.
        Contoh:
    ✔ Saya suka membaca.
    ✔ Ibu memasak nasi.
    ✔ Ayah bekerja di kantor.
    ✔ Kami belajar di kelas



        LKPD 


        ๐Ÿ“Œ Materi Matematika:

        Mengenal Nilai Tempat
        Setiap angka mempunyai tempatnya.
        Bilangan terdiri dari:
        Setiap angka mempunyai tempatnya.
        Bilangan terdiri dari:
    PuluhanSatuan
    25
    • Angka 2 berada pada tempat puluhan = 20
    • Angka 5 berada pada tempat satuan = 5

        Bilangan tersebut dibaca dua puluh lima.

        Contoh 1
        Bilangan 34
        Puluhan = 30
        Satuan = 4

    PuluhanSatuan
    34

        Jadi: 34 = 30 + 4

        ๐Ÿ“Œ Bilangan sampai 100 terdiri atas Puluhan dan Satuan

    ๐Ÿ“Œ Angka di sebelah kiri menunjukkan puluhan.

    ๐Ÿ“Œ Angka di sebelah kanan menunjukkan satuan.

        LKPD

        ๐Ÿ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

         1. Refleksi Guru

    Pembelajaran berlangsung dengan baik dan kondusif. Sebagian besar peserta didik antusias mengikuti pembelajaran serta mampu memahami penggunaan huruf kapital dan tanda baca titik dan menentukan nilai tempat pada bilangan cacah sampai 100. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam memahami nilai tempat pada bilangan cacah sampai 100.

    2. Refleksi Peserta Didik
    Saya dapat memahami penggunaan huruf kapital dan tanda baca titik serta menentukan nilai tempat. Saya senang mengikuti pembelajaran hari ini dan akan lebih giat berlatih.

    3. Kondisi Kelas/Proses Pembelajaran
    Pembelajaran berlangsung tertib, aktif, dan menyenangkan. Peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif bertanya dan menjawab pertanyaan, serta mampu menyelesaikan LKPD dengan baik meskipun beberapa masih memerlukan pendampingan.


    Minggu, 26 Juli 2026

    Senin, 27 Juli 2026 - 2.B - Pendidikan Pancasila & Bahasa Indonesia

    Hari, Tanggal : Senin, 27 Juli 2026
    Kelas                 : 2 B
    Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila & Bahasa Indonesia
    Materi pokok: Lagu negara Indonesia (Pendidikan Pancasila) & Menyimak teks bacaan "mengenal perasaan") (Bahasa Indonesia)
    Guru Kelas   : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd.


    ๐Ÿ“Œ Metode/ Model pembelajaran: Diskusi / Discovery Learning
         Media ajar: Video Pembelajaran, LKPD

    ๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):
    1. Pendidikan Pancasila: Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga.
    2. Bahasa Indonesia : Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
    ๐Ÿ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) 
    1. Murid mampu menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan
    2. Murid mampu memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar
    ๐Ÿ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP):
    1. Menjelaskan bendera negara dan lagu kebangsaan
    2. Memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar

    ๐Ÿ“Œ Kegiatan Awal (Sapaan):
    Hallo, good morning ananda sholih sholihah 2.B . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
     
    ๐Ÿ“Œ Apersepsi
    Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Alhamdulillah hari ini kita bisa bertemu kembali di tahun ajaran baru ini ya, semoga anak anak semua tetap semangat dalam belajar di kelas 2 ini. Hari ini pelajaran yang akan kalian pelajari ada Pendidikan Pancasila dan B.Indonesia dengan tujuan pembelajaran pada hari ini adalah mengenal bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Mengamati cara mendengarkan dengan baik, memahami apa itu percakapan, serta menemukan informasi pokok dan kata-kata yang menunjukkan perasaan dalam percakapan. Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^

     
    ๐Ÿ“Œ Materi Pendidikan Pancasila  :

  • ·  "Coba perhatikan gambar-gambar ini. Mana yang bendera negara kita?”

  • Simak video pembelajaran berikut yaa..

  • ·  "Apa yang kalian perhatikan dari warna dan bentuk bendera Indonesia?"
    setelah melihat video sejarah bendera Indonesia lagu apa yang dinyanyikan pada saat upacara bendera?
  • Mari kita simak penjelasannya!

  • Mengenal Lagu Kebangsaan Indonesia
    Lagu Kebangsaan Indonesia
    Indonesia Raya
    Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Republik Indonesia yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman.
    Lagu ini pertama kali diperdengarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 saat Kongres Pemuda II, bersamaan dengan lahirnya Sumpah Pemuda.
    Setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Republik Indonesia. 
    Makna Lagu Indonesia Raya
    Lagu Indonesia Raya mengajarkan kita untuk:
    • ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Mencintai tanah air Indonesia.
    • ๐Ÿค Bersatu meskipun berbeda suku, agama, dan budaya.
    • ๐ŸŒพ Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
    • ๐Ÿ’ช Semangat membangun Indonesia menjadi negara yang maju.
    • ❤️ Bangga menjadi warga negara Indonesia
    Saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan, kita harus:
    • Berdiri tegak.
    • Sikap sempurna.
    • Menghadap ke bendera Merah Putih (jika ada).
    • Menyanyikan lagu dengan suara yang jelas dan penuh semangat.
    • Menunjukkan sikap hormat dan bangga terhadap Indonesia.
    Lagu Indonesia Raya biasanya dinyanyikan pada:
    • Upacara bendera.
    • Hari Senin di sekolah.
    • Hari Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus).
    • Acara resmi kenegaraan.
    • Perlombaan atau kegiatan yang bersifat resmi.

  • Nilai-Nilai yang Dapat Diteladani
    • Cinta tanah air.
    • Disiplin.
    • Persatuan.
    • Menghargai jasa para pahlawan.
    • Bangga menjadi bangsa Indonesia.


  • ๐Ÿ“Œ Materi Bahasa Indonesia


     
    Simaklah video pembelajaran di atas dengan seksama!

    “Pernahkah kalian merasakan perasaan seperti pada video?” 

    “Pada saat apa kalian merasa sedih?”


    Apa itu Perasaan?

    Perasaan adalah sesuatu yang kita rasakan saat mengalami suatu kejadian. Setiap orang bisa memiliki perasaan yang berbeda.


    Macam-Macam Perasaan



    Nama Perasaan

    Contoh Ekspresi

    Contoh Kalimat Sederhana

    Gambar

    Senang

    Wajah tersenyum

    Saya senang karena bermain bersama teman.

    ๐Ÿ˜Š

    Sedih

    Wajah menangis atau murung

    Saya sedih saat mainan saya rusak.

    ๐Ÿ˜ข

    Marah

    Wajah cemberut atau kesal

    Saya marah karena pensil saya diambil adik.

    ๐Ÿ˜ 

    Takut

    Wajah tegang, mata membesar

    Saya takut saat lampu kamar mati.

    ๐Ÿ˜จ

    Terkejut

    Wajah kaget

    Saya terkejut saat mendapat hadiah ulang tahun.

    ๐Ÿ˜ฒ


    Cara Menyampaikan Perasaan dengan Baik

    • Berbicara dengan sopan.
    • Mengatakan apa yang dirasakan dengan jujur.
    • Mendengarkan teman saat berbicara.
    • Meminta bantuan jika merasa sedih atau takut.


    Menemukan Informasi Penting dari Percakapan


    Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk saling menyampaikan informasi, pendapat, atau perasaan.

    Informasi penting adalah hal utama yang ingin disampaikan dalam percakapan. Saat mendengarkan percakapan, kita dapat menemukan:

    1.       Siapa yang berbicara?

    2.       Apa yang sedang dibicarakan?

    3.       Di mana percakapan terjadi?

    4.       Kapan peristiwa terjadi? (jika ada)

    5.       Bagaimana perasaan tokoh dalam percakapan?


    Hubungan Percakapan dengan Perasaan

    Saat mendengarkan percakapan, kita dapat mengetahui perasaan tokoh melalui kata-kata dan ekspresi yang mereka sampaikan.

    Contoh:

    • "Aku sangat senang hari ini." → ๐Ÿ˜Š Senang
    • "Aku sedih karena kehilangan buku." → ๐Ÿ˜ข Sedih
    • "Aku takut gelap." → ๐Ÿ˜จ Takut
    • "Aku bangga bisa membaca lancar." → ๐Ÿ˜Œ Bangga




    ๐Ÿ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

    Refleksi Guru

    Pembelajaran berlangsung dengan baik dan kondusif. Seluruh peserta didik antusias mengikuti pembelajaran serta mampu menjelaskan lagu kebangsaan Indonesia dan menyelesaikan latihan soal mengenai jenis perasaan. Beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dalam memahami jenis jenis perasaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia. 


    2. Refleksi Peserta Didik
    Saya dapat memahami lagu kebangsaan negara Indonesia, dan menemukan informasi dan perasaan. Saya senang mengikuti pembelajaran hari ini dan akan lebih giat berlatih.


    3. Kondisi Kelas/Proses Pembelajaran
    Pembelajaran berlangsung tertib, aktif, dan menyenangkan. Peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif bertanya dan menjawab pertanyaan, serta mampu menyelesaikan LKPD dengan baik meskipun beberapa masih memerlukan pendampingan.

    .



    About

    Mengenai Saya

    Foto Saya
    Nur Aisyah, S. Pd.
    Lihat profil lengkapku