topbella

Kamis, 17 September 2026

JUM'AT, 18 SEPTEMBER 2026

IDENTITAS
Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : B.INDONESIA
Hari, Tanggal     : Jum'at, 18 September 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Cara mendapatkan informasi dari grafik
Pertemuan ke   : 3


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.


Ø Tujuan Pembelajaran: Murid mampu membaca dan memahami informasi sederhana yang disajikan dalam grafik dengan menemukan informasi penting, membandingkan data, serta menyampaikan informasi berdasarkan grafik dengan tepat.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat mengamati grafik dengan teliti dan menyadari bahwa grafik dapat membantu menyajikan informasi dengan lebih mudah.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan informasi dalam grafik dengan kehidupan sehari-hari, seperti jumlah benda, makanan kesukaan, kegiatan, atau data sederhana lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar membaca grafik melalui kegiatan mengamati gambar, tanya jawab, permainan mencari informasi, diskusi, dan latihan sederhana.
    
Ø Alur Tujuan Pembelajaran
  1. Mengenal grafik sebagai salah satu bentuk penyajian informasi.
  2. Mengamati judul dan isi grafik sederhana.
  3. Membaca informasi yang terdapat dalam grafik.
  4. Menemukan informasi penting berdasarkan grafik.
  5. Membandingkan jumlah data pada grafik.
  6. Menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam grafik.
  7. Menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari grafik secara sederhana.

πŸ“Œ MATERI BAHASA INDONESIA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Ø  Metode: Membaca, mengamati, tanya jawab, diskusi
Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga LKPD, teks informasi,  video pembelajaran, grafik sederhana

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! πŸ’–
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, coba perhatikan benda-benda yang ada di sekitar kalian. Misalnya, ada buku, pensil, penghapus, dan krayon.

Kalau Ibu ingin mengetahui benda apa yang jumlahnya paling banyak, bagaimana cara kita mengetahuinya?

Nah, kalau jumlahnya banyak, kita bisa mencatatnya dalam bentuk data. Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih mudah dilihat dan dipahami.

Coba bayangkan, jika ada banyak data seperti jumlah siswa yang suka membaca, menggambar, bermain bola, dan bernyanyi. Apakah kita bisa mengetahui mana yang paling banyak hanya dengan melihat daftar angka?

Ternyata ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan grafik. πŸ“Š

Hari ini kita akan belajar cara mendapatkan informasi dari grafik. Kita akan belajar membaca judul grafik, melihat jumlah data, membandingkan data, serta menemukan informasi yang paling banyak dan paling sedikit.

Anak-anak, mari kita belajar dengan teliti, semangat, dan gembira. Karena dengan membaca informasi dengan teliti, kita dapat memahami sesuatu dengan benar. ✨

 



A. Mengenal Grafik

Grafik adalah gambar yang digunakan untuk menyajikan informasi atau data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.

Dengan melihat grafik, kita dapat mengetahui jumlah, perbandingan, dan informasi penting dengan lebih mudah.

Contohnya, grafik dapat menunjukkan:

  • makanan kesukaan siswa;
  • warna kesukaan siswa;
  • jumlah buku yang dibaca;
  • jumlah siswa yang mengikuti suatu kegiatan;
  • jumlah buah yang dimiliki.

B. Cara Mendapatkan Informasi dari Grafik

Untuk mendapatkan informasi dari grafik, kita dapat melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Membaca judul grafik.
  2. Judul membantu kita mengetahui informasi yang disajikan.
  3. Mengamati gambar, simbol, atau batang pada grafik.
  4. Perhatikan setiap data dengan teliti.
  5. Menghitung atau membaca jumlah data.
  6. Kita dapat mengetahui banyaknya suatu benda atau pilihan.
  7. Membandingkan data.
  8. Kita dapat mengetahui data yang paling banyak dan paling sedikit.
  9. Menjawab pertanyaan berdasarkan grafik.
  10. Jawaban harus sesuai dengan informasi yang terdapat pada grafik.

    Contoh Grafik Sederhana:



    C. Informasi Penting dalam Grafik

    Dari sebuah grafik, kita dapat menemukan informasi seperti:

    1. Data yang paling banyak.
    2. Data yang paling sedikit.
    3. Jumlah setiap data.
    4. Perbandingan antara dua data.
    5. Selisih jumlah dua data.
    6. Kesimpulan sederhana berdasarkan grafik.

    D. Kosakata Baru



    E. Cara Membaca Grafik

    Saat membaca grafik, lakukan dengan teliti.

    Ingat langkahnya:

    Baca judul → Amati data → Baca jumlah → Bandingkan → Temukan informasi → Buat kesimpulan.


    Ø Soal Asesmen / Post Test:


    Ø Jawaban atau uraian:


    Ø Kesimpulan dan refleksi:

    JUM'AT, 18 SEPTEMBER 2026

    IDENTITAS
    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Seni Rupa
    Hari, Tanggal     : Jum'at, 18 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Perbedaan warna
    Pertemuan ke   : 6


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

    Ø  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)

        - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.

        - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.

        - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.

    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

    2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.

    3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.

    4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.

    πŸ“Œ MATERI SENI RUPA

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar


    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! πŸ’–
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.

    1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
      Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
    2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
      Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
    3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
      Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

    Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
    Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. πŸ’–πŸŒˆ

     


    MATERI SENI RUPA

    Warna Gelap, Terang, Panas, Dingin, dan Netral
    A. Apa Itu Warna?
    Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

    • 🍎 Apel berwarna merah.
    • 🌿 Daun berwarna hijau.
    • ☀️ Matahari berwarna kuning.
    • 🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

    Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, Warna netral, warna panas, dan warna dingin.

    B. Warna Gelap 
    Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

    • Hitam
    • Biru tua
    • Hijau tua
    • Merah tua
    • Ungu tua
    • Cokelat tua

    πŸ–️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

    Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 
    Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

    Contoh:

    • Merah + sedikit hitam → merah tua
    • Biru + sedikit hitam → biru tua
    • Hijau + sedikit hitam → hijau tua

    C. Warna Terang
    Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
    Contoh warna terang:

    • Putih
    • Kuning
    • Merah muda
    • Biru muda
    • Hijau muda
    • Jingga muda

    πŸ–️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

    Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah. 
    Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkan warna putih. 
    Contoh:

    • Merah + putih → merah muda
    • Biru + putih → biru muda
    • Hijau + putih → hijau muda

    D. Warna Panas

    Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.

    Contoh warna panas:
    πŸ”΄ Merah
    🟠 Jingga
    🟑 Kuning

    Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.

    Contoh:

    • Api πŸ”₯ → merah, jingga, kuning
    • Matahari ☀️ → kuning
    • Buah jeruk 🍊 → jingga

    Kesan warna panas:
    ❤️ Berani
    😊 Semangat
    πŸ”₯ Hangat
    ⚡ Energik

    E. Warna Dingin

    Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.

    Contoh warna dingin:
    πŸ”΅ Biru
    🟒 Hijau
    🟣 Ungu

    Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.

    Contoh:

    • Air laut 🌊 → biru
    • Langit ☁️ → biru
    • Daun 🌿 → hijau
    • Pegunungan πŸ”️ → hijau

    F. Warna Netral

    Warna netral adalah warna yang tidak termasuk kelompok warna panas atau dingin dan biasanya mudah dipadukan dengan warna lain.

    Contoh:

    • Hitam
    • Putih
    • Abu-abu
    • Cokelat

    ⚪⚫ Kesan warna netral: sederhana, tenang, dan seimbang.

    Contoh dalam kehidupan: warna kertas putih, batu abu-abu, dan tanah cokelat.

    ⭐ Ingat!

    • Gelap dan terang → menunjukkan tingkat terang-gelapnya warna.
    • Netral → warna yang bersifat sederhana dan mudah dipadukan.
    • Panas → mengingatkan kita pada api dan matahari. πŸ”₯☀️
    • Dingin → mengingatkan kita pada air, langit, dan tumbuhan. πŸ’§πŸŒΏ

    Ø Asesmen
    Pilihlah gambar berikut dan buat karya seni sederhana di buku gambar yang sudah kalian bawa dan Warnai sesuai dengan kreatifitas kalian ya

    Ø  Kunci jawaban dan uraian:

    πŸ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


    JUM'AT, 18 SEPTEMBER 2026

    IDENTITAS
    Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
    Mata Pelajaran  : Pembiasaan Adab
    Hari, Tanggal     : Jum'at, 18 September 2026
    Fase/Kelas         : A/II
    Materi                : Adab Kepada Orang Tua
    Pertemuan ke   : 3


    Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu membiasakan sikap menghormati, menyayangi, dan menaati orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

    Ø  Tujuan Pembelajaran: Murid mampu menghormati orang tua di rumah.

    • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak cerita atau percakapan tentang sikap kepada orang tua dengan saksama serta menyadari pentingnya bersikap sopan dan menghormati orang tua.
    • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan materi menghormati orang tua dengan pengalaman dan kegiatan sehari-hari di rumah.
    • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan, gambar, percakapan sederhana, tanya jawab, dan kegiatan memilih sikap yang baik kepada orang tua.

    Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

    1. Menyimak cerita atau percakapan tentang menghormati orang tua.
    2. Mengenal pentingnya menghormati orang tua.
    3. Menyebutkan contoh adab kepada orang tua di rumah.
    4. Membedakan sikap yang baik dan tidak baik kepada orang tua.
    5. Mempraktikkan cara berbicara dan bersikap sopan kepada orang tua.
    6. Membiasakan membantu, menaati, dan menyayangi orang tua.

    πŸ“Œ MATERI PEMBIASAAN ADAB

    Ø  Model/Metode pembelajaran: Menyimak, tanya jawab, diskusi, bercerita, bermain peran, mengamati gambar, dan latihan.
    Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD


    Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
    Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! πŸ’–
    Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🀲
    Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

    Anak-anak hebat, coba ingat kembali. Siapa yang selalu merawat dan menyayangi kalian di rumah?

    “Ayah dan Ibu.” ❤️

    Ayah dan Ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kita. Karena itu, kita harus menyayangi dan menghormati mereka. Hari ini kita akan belajar tentang “Menghormati Orang Tua di Rumah.”

    Coba pikirkan:

    ⭐ Apakah kamu selalu berbicara dengan sopan kepada Ayah dan Ibu?

    ⭐ Apakah kamu membantu Ayah dan Ibu di rumah?

    ⭐ Apakah kamu mendengarkan nasihat orang tua?

    ⭐ Apakah kamu mengucapkan terima kasih setelah dibantu?

    Mari kita belajar menjadi anak yang sopan, penyayang, suka membantu, dan menghormati orang tua. ❤️

     

    Orang tua adalah orang yang sangat berjasa dalam merawat, menyayangi, mendidik, dan memenuhi kebutuhan kita. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menyayangi orang tua. Menghormati orang tua merupakan salah satu akhlak yang baik.

    A. Apa Arti Menghormati Orang Tua?

    Menghormati orang tua berarti menunjukkan rasa sayang, sopan, dan patuh kepada Ayah dan Ibu melalui perkataan maupun perbuatan.

    Menghormati tidak harus dengan hal yang sulit. Kita dapat melakukannya mulai dari kebiasaan kecil setiap hari.

    Contohnya:

    • Menyapa Ayah dan Ibu ketika bertemu.
    • Berpamitan ketika akan pergi.
    • Mendengarkan ketika diberi nasihat.
    • Membantu pekerjaan sederhana di rumah.
    • Tidak berkata kasar.
    • Mengucapkan terima kasih.

    B. Menghormati Orang Tua melalui Perbuatan Kecil

    Anak yang menghormati orang tua dapat melakukan berbagai kebiasaan baik berikut.

    πŸ›️ Saat Bangun Tidur

    Setelah bangun tidur, kita dapat:

    • Merapikan tempat tidur sendiri.
    • Berdoa.
    • Mengucapkan salam kepada orang tua.

    Dengan melakukan tugas sendiri, kita sudah membantu meringankan pekerjaan orang tua.

    🍽️ Saat Makan

    Ketika makan bersama keluarga, kita dapat:

    • Duduk dengan sopan.
    • Tidak memilih-milih makanan secara berlebihan.
    • Membantu mengambilkan makanan.
    • Mengucapkan terima kasih setelah makan.

    🧸 Setelah Bermain

    Setelah selesai bermain, kita sebaiknya:

    • Merapikan mainan.
    • Mengembalikan barang ke tempatnya.
    • Tidak meninggalkan rumah dalam keadaan berantakan.

    Hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan membantu orang tua.


    C. Sikap Ketika Orang Tua Sedang Sibuk

    Kadang Ayah dan Ibu sedang bekerja atau melakukan pekerjaan rumah.

    Apa yang dapat kita lakukan?

    ❌ Jangan mengganggu secara berlebihan.

    ❌ Jangan hanya menunggu untuk dilayani.

    ✅ Kita dapat melakukan pekerjaan sendiri.

    ✅ Kita dapat menawarkan bantuan.

    Contoh:

    Ibu sedang mencuci piring.

    Rafi berkata,
    "Ibu, apakah ada yang bisa aku bantu?"

    Rafi kemudian membantu mengeringkan meja makan.

    Sikap Rafi menunjukkan rasa peduli dan menghormati Ibunya.


    D. Ketika Keinginan Kita Tidak Dituruti

    Tidak semua keinginan kita dapat langsung dipenuhi oleh orang tua.

    Misalnya, kita ingin membeli mainan baru, tetapi Ayah berkata bahwa saat ini belum bisa membelinya.

    Sikap yang baik adalah:

    • Tidak marah.
    • Tidak menangis berlebihan.
    • Tidak memaksa.
    • Menerima penjelasan orang tua dengan sabar.

    Kita dapat berkata:

    "Baik, Ayah. Tidak apa-apa. Mungkin lain kali."

    Menghormati orang tua juga berarti belajar menerima keputusan mereka dengan sikap yang baik.


    E. Ketika Orang Tua Memberikan Nasihat

    Nasihat diberikan karena orang tua menyayangi kita.

    Misalnya:

    Ibu berkata:
    "Jangan lupa belajar sebelum bermain."

    Sikap yang baik adalah mendengarkan dan melaksanakan nasihat tersebut.

    Namun, sikap berikut perlu dihindari:

    πŸ™… Menutup telinga.

    πŸ™… Pergi ketika dinasihati.

    πŸ™… Membantah dengan kasar.

    πŸ™… Mengucapkan kata-kata yang menyakitkan.


    F. Kata-Kata yang Membuat Orang Tua Senang

    Perkataan yang baik dapat membuat suasana rumah menjadi nyaman.

    Biasakan menggunakan kata-kata berikut:

    🌸 "Tolong, Ayah."

    🌸 "Terima kasih, Ibu."

    🌸 "Maaf, Ayah."

    🌸 "Baik, Ibu."

    🌸 "Boleh aku membantu?"

    Kata-kata sederhana tersebut menunjukkan bahwa kita memiliki sikap sopan.


    G. Tantangan Anak Hebat di Rumah

    Mulai hari ini, mari melakukan 5 Kebiasaan Anak Berbakti:

    ⭐ Merapikan barang sendiri.

    ⭐ Berbicara dengan suara lembut.

    ⭐ Membantu orang tua tanpa diminta.

    ⭐ Mendengarkan nasihat dengan baik.

    ⭐ Mengucapkan terima kasih dan meminta maaf.

    Ingat!
    Menghormati orang tua bukan hanya dilakukan ketika diminta oleh guru. Sikap menghormati harus menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari di rumah.

    Ø  Soal/Post test: 


    Ø  Kunci jawaban dan uraian:



  1. πŸ“Œ Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran


    About

    Mengenai Saya

    Foto Saya
    Nur Aisyah, S. Pd.
    Lihat profil lengkapku