topbella

Rabu, 30 September 2026

KAMIS, 1 OKTOBER 2026

IDENTITAS
Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Seni Rupa
Hari, Tanggal     : Kamis, 1 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
Materi                : Perbedaan warna
Pertemuan ke   : 6


Ø  Capaian Pembelajaran: Murid mampu mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

Ø  Tujuan Pembelajaran: Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa. (Perbedaan warna gelap, terang, panas dan dingin)

    - Mindful (Berkesadaran) : Murid dapat mengamati dan mengenali perbedaan warna gelap, terang, panas, dan dingin pada benda atau karya seni di sekitarnya dengan teliti.

    - Meaningful (Bermakna) : Murid dapat menghubungkan warna gelap, terang, panas, dan dingin dengan kehidupan sehari-hari, seperti warna langit, bunga, buah, pakaian, dan benda di lingkungan sekitar.

    - Joyful (Menyenangkan) : Murid dapat mengenal warna gelap, terang, panas, dan dingin melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti permainan mencocokkan warna, mengelompokkan warna, mewarnai, dan membuat karya seni sederhana.

Ø  Alur Tujuan Pembelajaran: 

1. Murid dapat mengenal berbagai warna yang terdapat pada benda dan karya seni di lingkungan sekitar.

2. Murid dapat membedakan warna gelap dan warna terang melalui pengamatan sederhana.

3. Murid dapat mengenal dan menyebutkan warna yang termasuk kelompok warna panas dan dingin.

4. Murid dapat mengelompokkan warna menjadi gelap, terang, panas, dan dingin dengan tepat.

📌 MATERI SENI RUPA

Ø  Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning
Ø  Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Benda di lingkungan sekitar


Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar mengenal dan mensyukuri berbagai warna ciptaan Allah.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)
    Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai warna yang indah. Kita dapat mengamati warna terang dan gelap pada benda-benda di sekitar sebagai bukti keindahan ciptaan Allah.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai)
    Allah adalah Al-Malik, Maha Merajai dan Menguasai seluruh alam. Allah menciptakan berbagai keadaan dan suasana. Kita dapat mengenal warna panas dan warna dingin yang memberikan kesan berbeda pada sebuah karya seni.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
    Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Berbagai tumbuhan, buah, dan bunga yang Allah berikan memiliki warna yang beragam. Kita dapat mensyukurinya dengan mengamati dan menggunakan warna gelap, terang, panas, dan dingin dalam karya seni.

Anak-anak hebat, mari kita belajar dengan semangat, ceria, dan penuh rasa syukur!
Semoga melalui pembelajaran hari ini kita semakin mengenal kebesaran Allah dan mampu menghargai keindahan ciptaan-Nya. 💖🌈

 


MATERI SENI RUPA

Warna Gelap, Terang, Panas, Dingin, dan Netral
A. Apa Itu Warna?
Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang dapat membuat gambar menjadi lebih indah dan menarik. Kita dapat melihat berbagai warna pada benda-benda di sekitar kita. Contohnya:

  • 🍎 Apel berwarna merah.
  • 🌿 Daun berwarna hijau.
  • ☀️ Matahari berwarna kuning.
  • 🌊 Air laut sering digambarkan berwarna biru.

Warna dapat dikelompokkan menjadi warna gelap, warna terang, Warna netral, warna panas, dan warna dingin.

B. Warna Gelap 
Warna gelap adalah warna yang terlihat lebih pekat dan tidak banyak terkena cahaya. Contoh warna gelap:

  • Hitam
  • Biru tua
  • Hijau tua
  • Merah tua
  • Ungu tua
  • Cokelat tua

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Langit pada malam hari terlihat gelap. Batang pohon juga dapat terlihat berwarna cokelat tua. 
Cara membuat warna menjadi lebih gelap: Warna dapat dibuat lebih gelap dengan menambahkan warna hitam sedikit demi sedikit.

Contoh:

  • Merah + sedikit hitam → merah tua
  • Biru + sedikit hitam → biru tua
  • Hijau + sedikit hitam → hijau tua

C. Warna Terang
Warna terang adalah warna yang terlihat cerah dan banyak memantulkan cahaya.
Contoh warna terang:

  • Putih
  • Kuning
  • Merah muda
  • Biru muda
  • Hijau muda
  • Jingga muda

🖍️ Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Awan pada siang hari terlihat putih. Bunga berwarna kuning juga terlihat cerah. 
Cara membuat warna menjadi lebih terang : Warna dapat dibuat lebih terang dengan menambahkan warna putih. 
Contoh:

  • Merah + putih → merah muda
  • Biru + putih → biru muda
  • Hijau + putih → hijau muda

D. Warna Panas

Warna panas adalah warna yang memberikan kesan hangat, bersemangat, kuat, dan berani.

Contoh warna panas:
🔴 Merah
🟠 Jingga
🟡 Kuning

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada api dan matahari.

Contoh:

  • Api 🔥 → merah, jingga, kuning
  • Matahari ☀️ → kuning
  • Buah jeruk 🍊 → jingga

Kesan warna panas:
❤️ Berani
😊 Semangat
🔥 Hangat
⚡ Energik

E. Warna Dingin

Warna dingin adalah warna yang memberikan kesan sejuk, tenang, damai, dan nyaman.

Contoh warna dingin:
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟣 Ungu

Warna-warna tersebut mengingatkan kita pada air, langit, dan pepohonan.

Contoh:

  • Air laut 🌊 → biru
  • Langit ☁️ → biru
  • Daun 🌿 → hijau
  • Pegunungan 🏔️ → hijau

F. Warna Netral

Warna netral adalah warna yang tidak termasuk kelompok warna panas atau dingin dan biasanya mudah dipadukan dengan warna lain.

Contoh:

  • Hitam
  • Putih
  • Abu-abu
  • Cokelat

⚪⚫ Kesan warna netral: sederhana, tenang, dan seimbang.

Contoh dalam kehidupan: warna kertas putih, batu abu-abu, dan tanah cokelat.

⭐ Ingat!

  • Gelap dan terang → menunjukkan tingkat terang-gelapnya warna.
  • Netral → warna yang bersifat sederhana dan mudah dipadukan.
  • Panas → mengingatkan kita pada api dan matahari. 🔥☀️
  • Dingin → mengingatkan kita pada air, langit, dan tumbuhan. 💧🌿

Ø Asesmen


📌 Refleksi / Kesimpulan Pembelajaran

Pembelajaran Seni Rupa dengan materi Mewarnai Suatu Karya telah dilaksanakan dengan baik. Dari 23 murid, seluruhnya hadir dan mengikuti kegiatan pembelajaran.

Murid mengikuti kegiatan mewarnai dengan antusias dan kreatif. Sebagian besar murid sudah mampu memilih dan menggunakan warna dengan tepat, mengikuti pola gambar, serta menyelesaikan karya dengan cukup rapi. Kegiatan ini juga melatih kreativitas, ketelitian, koordinasi motorik, dan keberanian murid dalam mengekspresikan ide melalui warna.

Namun, terdapat 1 murid yang masih memerlukan bimbingan, terutama dalam pemilihan warna, kerapian, dan menyelesaikan karya sesuai arahan.

Kesimpulan: Pembelajaran berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Sebagian besar murid telah mampu menuangkan kreativitas melalui kegiatan mewarnai suatu karya.

Tindak lanjut: Guru akan memberikan pendampingan dan contoh secara langsung kepada 1 murid yang masih memerlukan bimbingan serta memberikan motivasi agar lebih percaya diri dan terampil dalam mewarnai.

KAMIS, 1 OKTOBER 2026

IDENTITAS
Nama Guru        : Rizal Rifa'i, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd. 
Mata Pelajaran  : Matematika
Hari, Tanggal     : Kamis, 1 Oktober 2026
Fase/Kelas         : A/II
   Materi                : Operasi pengurangan sampai 100
Pertemuan ke   : Sumatif Harian 2

Ø Capaian Pembelajaran:

Murid mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).


 Ø Tujuan Pembelajaran:

Murid mampu melakukan operasi pengurangan bilangan sampai 100 dengan menggunakan benda konkret, nilai tempat puluhan dan satuan, serta menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan, memperhatikan bilangan yang dikurangi, dan menghitung dengan teliti.
  • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan pengurangan dengan kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi jumlah pensil, buku, buah, atau benda lainnya.
  • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar pengurangan melalui permainan kartu angka, benda konkret, berhitung bersama, dan tantangan pengurangan secara menyenangkan.

Ø Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal pengurangan sebagai kegiatan mengambil atau mengurangi sejumlah benda.
  2. Mengurangi bilangan menggunakan benda konkret.
  3. Mengurangkan bilangan satuan dengan satuan.
  4. Mengurangkan bilangan puluhan dengan puluhan.
  5. Mengurangkan bilangan dua angka sampai 100.
  6. Memahami pengurangan berdasarkan nilai tempat puluhan dan satuan.
  7. Menyelesaikan pengurangan tanpa meminjam.
  8. Mengenal pengurangan dengan meminjam secara sederhana.
  9. Menyelesaikan soal pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

 

📌 MATERI: OPERASI PENJUMLAHAN SAMPAI 100

Ø Model/Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab, demonstrasi, diskusi, permainan kartu angka, penggunaan benda konkret, dan latihan.


Ø Media Pembelajaran/Alat Peraga

LKPD, kartu angka, stik es krim/benda konkret, gambar benda, papan nilai tempat puluhan dan satuan, serta video pembelajaran.

 

Ø Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 2.B! 💖


Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. memberikan kesehatan, kemudahan, dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum belajar, mari kita berdoa, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar pembelajaran hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah Swt. menciptakan berbagai benda dengan jumlah yang berbeda-beda. Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang jumlah benda kita berkurang karena digunakan atau diberikan kepada orang lain.

Coba bayangkan, Ibu mempunyai 35 pensil, kemudian 5 pensil diberikan kepada teman. Berapa pensil yang tersisa?

Nah, hari ini kita akan belajar operasi pengurangan sampai 100 dengan menggunakan benda konkret dan permainan angka agar belajar menjadi mudah dan menyenangkan. 🌟

 






A. Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan adalah kegiatan mengambil atau mengurangi sebagian dari suatu jumlah.

Tanda pengurangan adalah: −

Tanda sama dengan adalah: =

Contoh:

5 − 2 = 3

Artinya, dari 5 benda diambil 2 benda, sehingga tersisa 3 benda.


B. Pengurangan Menggunakan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

🍎🍎🍎🍎🍎 − 🍎🍎 = 🍎🍎🍎

Jadi:

5 − 2 = 3

Contoh lainnya:

✏️✏️✏️✏️✏️✏️ − ✏️✏️ = ✏️✏️✏️✏️

Jadi:

6 − 2 = 4


C. Pengurangan Berdasarkan Puluhan dan Satuan

Bilangan dua angka terdiri atas puluhan dan satuan.

Contoh:

48 − 25

Bilangan 48 terdiri dari:

  • 4 puluhan = 40
  • 8 satuan = 8

Bilangan 25 terdiri dari:

  • 2 puluhan = 20
  • 5 satuan = 5

Kita kurangkan puluhan dan satuan.

40 − 20 = 20

8 − 5 = 3

Jadi:

48 − 25 = 23


D. Contoh Pengurangan Tanpa Meminjam

Contoh 1

46 − 23 = ...

Puluhan:

40 − 20 = 20

Satuan:

6 − 3 = 3

Jadi:

46 − 23 = 23

Contoh 2

57 − 24 = ...

Puluhan:

50 − 20 = 30

Satuan:

7 − 4 = 3

Jadi:

57 − 24 = 33


E. Pengurangan dengan Meminjam

Jika angka satuan yang dikurangi lebih besar daripada satuan pada bilangan yang dikurangi, kita dapat meminjam 1 puluhan.

Contoh:

42 − 15 = ...

Satuan:

2 tidak dapat dikurangi 5.

Kita pinjam 1 puluhan dari 4 puluhan.

4 puluhan menjadi 3 puluhan.

1 puluhan = 10 satuan.

Jadi:

12 − 5 = 7

Kemudian:

30 − 10 = 20

Jadi:

42 − 15 = 27

Contoh lainnya

53 − 28 = ...

Satuan:

3 tidak dapat dikurangi 8.

Pinjam 1 puluhan.

53 menjadi 4 puluhan dan 13 satuan.

13 − 8 = 5

40 − 20 = 20

Jadi:

53 − 28 = 25


F. Pengurangan Bersusun

Pengurangan dapat dilakukan dengan cara bersusun.

Contoh:

  47
− 25
----
  22

Langkah:

  1. Kurangkan satuan: 7 − 5 = 2.
  2. Kurangkan puluhan: 4 − 2 = 2.
  3. Jadi, 47 − 25 = 22.

Contoh dengan meminjam

  42
− 15
----
  27

Langkah:

  1. Satuan: 2 tidak dapat dikurangi 5.
  2. Pinjam 1 puluhan sehingga 2 menjadi 12.
  3. 12 − 5 = 7.
  4. Puluhan: 3 − 1 = 2.
  5. Jadi, 42 − 15 = 27.

G. Pengurangan dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengurangan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh 1

Dina mempunyai 35 pensil.
Ia memberikan 12 pensil kepada temannya.

Berapa pensil Dina yang tersisa?

35 − 12 = 23

Jadi, pensil Dina yang tersisa adalah 23 pensil.

Contoh 2

Di perpustakaan terdapat 50 buku cerita.
Sebanyak 18 buku dipinjam siswa.

Berapa buku yang masih ada?

50 − 18 = 32

Jadi, buku yang masih ada adalah 32 buku.


🌟 INGAT!

Pengurangan = mengambil atau mengurangi.

Contoh:

20 − 5 = 15

Jika mengurangkan bilangan dua angka:

➡️ Perhatikan puluhan.
➡️ Perhatikan satuan.
➡️ Hitung dengan teliti.
➡️ Jika satuan tidak cukup dikurangi, lakukan peminjaman 1 puluhan.


Ø Soal Asesmen / Post Test:

1. Hasil dari 54 + 23 adalah ....
a. 77
b. 47
c. 87

 

1. Hasil dari penjumlahan bersusun di bawah ini adalah ....

25 

58

-----+


a. 83
b. 28
c. 68

 

2. Ayah mempunyai 75 buah mangga. Sebanyak 28 mangga diberikan kepada tetangga. Kemudian, ayah membeli lagi 15 mangga. 

Jumlah mangga ayah sekarang adalah ....

a. 52

b. 62

c. 72

3. Budi mengumpulkan kelereng ke dalam dua wadah. Jika wadah A berisi 45 butir dan wadah B berisi 43 butir, jumlah seluruh kelereng Budi adalah ... butir.
a. 78
b. 88
c. 98

4. Di perpustakaan sekolah terdapat 50 buku cerita dan 35 buku pelajaran. Jumlah seluruh buku di perpustakaan adalah ... buku.
a. 75
b. 85
c. 95

5. Hasil dari 71 - 28 ....
a. 56
b. 34
c. 43

6. Hasil dari pengurangan bersusun dibawah ini adalah

48

33

.....

a. 15
b. 67
c. 27

7. Perhatikan gambar berikut

 

Berapakah jumlah penghapus seluruhnya …
a. 68
b. 58
c. 48

8. Di dalam keranjang terdapat 58 buah jeruk. Sebanyak 23 jeruk dibagikan kepada siswa. Jeruk yang masih tersisa adalah ....

a. 25

b. 35

c. 45

9. Lina mempunyai 35 stiker. Amanda memiliki 17 stiker. Selisih stiker Lina dan Amanda adalah ....

a. 27
b. 18
c. 34

A. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Hitunglah penjumlahan dibawah ini!

  41

 28

-----+

Jadi, 41 + 28 = __________.

 

2. Hitunglah operasi pengurangan dibawah ini!

  85

32

______ -

Jadi, 85 − 32 = __________.

3. Ibu mempunyai 36 telur. Ibu membeli lagi 25 telur.
Jumlah telur ibu sekarang adalah __________ telur.

 

4. Raka mempunyai 74 kartu. Ia memberikan 29 kartu kepada temannya.
Sisa kartu Raka adalah __________ kartu.

5. Toko memiliki 45 buku. Pagi hari terjual 18 buku. Siang hari toko mendapat kiriman 30 buku baru. Jumlah buku di toko sekarang adalah __________ buku.


Ø Kunci Jawaban/uraian:

I. Pilihan Ganda

  1. a. 77
    54 + 23 = 77
  2. a. 83
    25 + 58 = 83
  3. b. 62
    75 − 28 + 15 = 62
  4. b. 88
    45 + 43 = 88
  5. a. 75
    50 + 35 = 85
    Catatan: Jawaban yang benar seharusnya b. 85, bukan a.
  6. c. 43
    71 − 28 = 43
  7. a. 15
    48 − 33 = 15
  8. Tidak dapat dipastikan dari gambar yang tampil, karena gambar penghapus tidak terbaca pada pesan. Jika jumlah penghapus pada gambar diketahui, saya bisa menentukan jawabannya.
  9. b. 35
    58 − 23 = 35
  10. b. 18
    35 − 17 = 18

II. Uraian

  1. 41 + 28 = 69
  2. 85 − 32 = 53
  3. 36 + 25 = 61 telur
  4. 74 − 29 = 45 kartu
  5. 45 − 18 + 30 = 57 buku


Ø Kesimpulan dan refleksi

Pembelajaran Matematika dengan materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 100 melalui kegiatan Sumatif Harian 2 telah dilaksanakan dengan baik. Dari 23 murid, seluruhnya hadir dan mengikuti kegiatan penilaian.

Murid mengerjakan soal sumatif harian dengan tertib dan mandiri untuk mengukur pemahaman terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan sampai 100. Kegiatan ini memberikan gambaran tentang kemampuan murid dalam memahami konsep, menentukan strategi perhitungan, serta menyelesaikan soal dengan tepat.

Kesimpulan: Kegiatan Sumatif Harian 2 berjalan dengan lancar dan dapat digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman murid terhadap materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan sampai 100.

Tindak lanjut: Guru akan menganalisis hasil sumatif, memberikan penguatan kepada murid yang sudah memahami materi, serta memberikan latihan dan bimbingan kepada murid yang masih mengalami kesulitan.

About

Mengenai Saya

Foto Saya
Nur Aisyah, S. Pd.
Lihat profil lengkapku