Metode/ Model pembelajaran: Discovery Learning
Media ajar: Gambar, Kartu Soal, LKPD
📌 Capaian Pembelajaran (CP):
Murid menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.
- Murid mampu menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital. Murid mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik. Murid mampu menulis berbagai teks tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan dengan beberapa kalimat sederhana.
- Murid dapat membandingkan jumlah benda yang berjumlah paling banyak 20.
- Murid dapat memahami penggunaan kata "Tolong, Maaf, Permisi dan Terima Kasih".
- Membandingkan jumlah benda yang berjumlah paling banyak 20.
- Memahami penggunaan kata Tolong dalam kehidupan sehari-hari
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar mengenai hak dan kewajiban di sekolah dan dilingkungan masyarakat. Nah pada pertemuan kali ini kita akan melaksanakan belajar materi Membandingkan banyak benda sampai 20 dan menulis suku kata ma, mi, mu, me, dan mo. Oke mari sama-sama kita simak pembelajaran hari ini yaa, semangat anak-anak sholeh dan sholehah ^^
Membandingkan banyak benda berarti melihat dan menghitung jumlah benda, lalu menentukan mana yang:
Lebih banyak
Lebih sedikit
Sama banyak
Contoh :
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎 (15 apel)
🍌🍌🍌 🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌🍌(12 pisang)
Karena 5 lebih besar dari 3, maka:
Apel lebih banyak daripada pisang atau 15 > 13
Menggunakan kata “tolong” dapat:
-
Membuat orang lain merasa dihargai
-
Menunjukkan sikap sopan
-
Membuat hubungan menjadi rukun dan damai
Contoh Penggunaan Kata “Tolong”
a. Di Rumah
-
“Ibu, tolong ambilkan air minum.”
-
“Kakak, tolong bantu aku mengerjakan PR.”
b. Di Sekolah
-
“Bu Guru, tolong jelaskan lagi.”
-
“Teman, tolong pinjamkan pensil.”
c. Di Lingkungan Sekitar
-
“Pak, tolong bantu menyeberang.”
-
“Tante, tolong bukakan pintu.”


0 komentar:
Posting Komentar