Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd & Nur Aisyah, S.Pd
Mapel : Matematika dan Seni Rupa
๐ Metode dan Media ajar
Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)
Media ajar: Video pembelajarana dan buku cetak
๐ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):
Mengenal bangun datar
Menggambar bentuk berulang
๐ Tujuan Pembelajaran (TP):
Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan macam-macam bangun datar dengan benar
Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk berulang dengan baik
๐ Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.
Peserta didik mampu menciptakan karya dengan mengeksplorasi dan menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk dan warna.
Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
๐ Apersepsi :
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Alhamdulillah pada pertemuannya sebelumnya kita telah memepelajari materi tentang cara menyimak cerita serta kita juga akan mempelajari tentang identitas diri.
Adakah yang masih ingat identitas diri terdiri dari hal apa saja? Yaps Good job, salah satu yang ada di dalam identitas diri adalah nama lengkap, umur, dan hobi kitaa anak-anak. Nah, pada hari ini kita akan belajar matematika yaitu tentang operasi hitung penjumlahand an pengurangan dengan cara bersusun ke bawah, selain itu kita juga akan mempelajari macam-macam warna.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita melakukan tepuk semangat terlebih dahulu agar semangat kita semakin bertambah untuk mengikuti kegiatan belajar hari ini.^^
๐ Materi Matematika
Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang memiliki permukaan datar. Bayangkan seperti menggambar di atas kertas, semua gambar yang kamu buat adalah bangun datar karena tidak memiliki ketebalan.
Ciri-ciri Bangun Datar:
Dua dimensi: Hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi.
Dibatasi oleh garis lurus atau lengkung: Bentuknya bisa bermacam-macam, dari yang memiliki sisi lurus (seperti segitiga, persegi) hingga yang memiliki sisi lengkung (seperti lingkaran).
Contoh Bangun Datar:
Segitiga: Memiliki 3 sisi dan 3 sudut.
Persegi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
Persegi panjang: Memiliki 4 sisi, sisi yang berhadapan sama panjang, dan 4 sudut siku-siku.
Lingkaran: Tidak memiliki sisi, tetapi memiliki garis lengkung yang mengelilingi titik pusat.
Trapesium: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi sejajar.
Jajar genjang: Memiliki 4 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
Belah ketupat: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
Layang-layang: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang.
Mengapa Kita Belajar Bangun Datar?
Memahami bangun datar sangat penting karena:
Kehidupan sehari-hari: Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar, seperti pintu (persegi panjang), roda (lingkaran), atap rumah (segitiga).
Dasar untuk mempelajari bentuk yang lebih kompleks: Bangun datar adalah dasar untuk mempelajari bangun ruang (kubus, balok, bola, dll).
Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan spasial: Mempelajari bangun datar membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis dan memahami hubungan antar bentuk.
๐Materi Seni Rupa
Bentuk berulang dapat kita temui disekitar. Bentuk berulang adalah susunan beberapa bentuk yang berurutan dan berulang sehingga membentuk pola. Bentuk berulang dapat membentuk motif atau ragam hias. Motif atau ragam hias biasanya terdapat pada kain batik, kain tenun dan anyaman. Berikut contoh motifnya:
Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd Mapel : Matematika
Metode Pembelajaran : Diskusi-Tanya Jawab
๐ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Mengenal bangun datar
๐ Tujuan Pembelajaran (TP):
1. Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan macam-macam bangun datar dengan benar
๐ Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.
๐Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
๐ Apersepsi :
Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang membuat sketsa mahkota siger dan kopiah emas. Ada yang masih ingat kemarin kita belajar p5 tentang apa? iya benar tentang menghias mahkota siger dan kopiah emas. Nah hari i ni ananda sholeh sholehah akan belajar kembali tentang operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Oke mari kita mulai pembelajaran hari ini. Semangat ananda sholih sholehah dalam KBM^^.
๐Materi Matematika
Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang memiliki permukaan datar. Bayangkan seperti menggambar di atas kertas, semua gambar yang kamu buat adalah bangun datar karena tidak memiliki ketebalan.
Ciri-ciri Bangun Datar:
Dua dimensi: Hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi.
Dibatasi oleh garis lurus atau lengkung: Bentuknya bisa bermacam-macam, dari yang memiliki sisi lurus (seperti segitiga, persegi) hingga yang memiliki sisi lengkung (seperti lingkaran).
Contoh Bangun Datar:
Segitiga: Memiliki 3 sisi dan 3 sudut.
Persegi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
Persegi panjang: Memiliki 4 sisi, sisi yang berhadapan sama panjang, dan 4 sudut siku-siku.
Lingkaran: Tidak memiliki sisi, tetapi memiliki garis lengkung yang mengelilingi titik pusat.
Trapesium: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi sejajar.
Jajar genjang: Memiliki 4 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
Belah ketupat: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
Layang-layang: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang.
Mengapa Kita Belajar Bangun Datar?
Memahami bangun datar sangat penting karena:
Kehidupan sehari-hari: Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar, seperti pintu (persegi panjang), roda (lingkaran), atap rumah (segitiga).
Dasar untuk mempelajari bentuk yang lebih kompleks: Bangun datar adalah dasar untuk mempelajari bangun ruang (kubus, balok, bola, dll).
Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan spasial: Mempelajari bangun datar membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis dan memahami hubungan antar bentuk.
Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd. dan Nur Aisyah, S.Pd.
Materi : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Metode Pembelajaran: Demonstrasi
๐Tujuan Projek:
Dengan mengangkat tema โBhineka Tunggal Ikaโ dan megacu kepada dimensi profil projek Pancasila, topik โKeberagaman Budayakuโ, projek ini bertujuan untuk mewujudkan peserta didik yang memiliki karakter kebhinnekaann terhadap keberagaman etnik, agama, dan budaya. Selain itu projek ini juga bertujuan untukmengenalidanmemahamiperbedaansehinggamelahirkansikapsalingmenghargai,menghormati,toleransi, dan terpatri rasa bersyukur bahwa keberagaman Bangsa Indonesaia merupakan karunia dariTuhan Yang Maha Esa serta menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika dengan cara mempelajari dan menampilkan keberagaman tersebut melalui berbagai karya seperti membuat mahkota adat khas daerahnya masing-masing.
๐Alur Projek:
Projek inidilakukan dalamempat tap:
Padatahapobservasiataupengenalanpesertadidikdiajakuntukmengamatikeberagamansuku,agama,budayadansebagainyapadateman-temandikelaslalupesertadidikmenulis hasil pengamatannya. Pendidik mengajak peserta didik berdiskusi dan melakukan tanya jawab tentang keragaman Bangsa Indonesia, seperti asal daerah, makanan daerah, pakaian adat, lagudaerahdan tarian daerah.
Pada tahap kontekstual, peserta didik berdiskusi tentang keberagaman etnik, agama, dan budaya. dariberbagaisuku daerah diIndonesia, kemudian mengenal kebudayaan dan ciri khas daerah Lampung.
Pada tahap Aksi, peserta didik belajar dan berlatih membuat karya atau media yang menunjukkan ke khasan dari daerah Lampung, seperti mahkota siger, kopian, dalan aksesoris adat Lampung.
Tahap Evalausi dan Refleksi dilakukan setelah tahapan aksi nyata selesai, akan mengolah masukandarikepalasekolah,paraguru,paraorangtuamuriddanpesertadidikuntukperbaikandanpenyempurnaanproyek di waktu mendatang.
๐Target Projek
Melalui projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan tiga dimensi profil pelajar Pancasila yaitu:
1. Kreatif, khususnya elemen menghasilkan gagasan yang orisinil dan menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
2, Berkhebinekaan global, khususnya elemen mengenali dan menghargai budaya
3. Gotong royong, khususnya elemen kolaborasi
๐Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
๐Apersepsi :
Selamat pagi ananda sholeh sholehah Pada pertemuan P5 sebelumnya kita sudah melaksanakan kegiatan menghias mahkota siger menggunakan manik-manik dan payet, Nah, untuk hari ini kita akan melanjtkan menghias mahkota siger dan kalung papan jajar adat Lampung ya nakk. Oke mari simak dan perhatikan materi dan langkah-langkah berikut ini yaa^^
๐ Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
TAHAP AKSI NYATA
PERTEMUAN 16
Jenis Kegiatan : Tatap Muka dan Tugas Mandiri
Tanggal Pelaksanaan : Kamis, 21 November 2024
Waktu : 1 x pertemuan
Materi : Menghias Aksesoris adat Lampung (Mahkota siger dan
kalung papan jajar)
Peran Pendidik : Fasilitator dan Narasumber
Persiapan:
2. Mahkota siger dan kalung papan jajar dari kardus
Pelaksanaan:
1.Pendidikgambar contoh mahkota siger dan kalung papan jajar