topbella

Kamis, 28 November 2024

SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) GANJIL JUM'AT, 29 NOVEMBER 2024

Hari, tanggal : Jum'at, 29 November 2024

Kelas : 1.B

Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd

Mapel : Matematika dan Seni Budaya

 

JADWAL SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) GANJIL TP 2024/2025


Kisi Kisi SAS Ganjil Matematika Kelas 1

1. Menentukan nama dan lambang bilangan 1-20

2. Mengurutkan Bilangan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya 

3. Menguraikan bilangan 1-20 

4. Membandingan bilangan 1-20

5. Melengkapi bilangan 1-20

6. Menghitung Banyak benda

7. Menghitung penjumlahan 1-20

8. Pengurangan bilangan 1-20

9. Soal cerita penjumlahan dan pengurangan

10. Menentukan nama macam- macam bangun datar 

11. Menentukan bentuk bangun datar dari sebuah gambar


Kisi Kisi SAS Ganjil Seni Rupa Kelas 1

1. Pengertian dan macam macam Unsur Seni Rupa (titik, garis, bidang)

2. Macam-macam garis 

3. Macam macam bentuk geometris 

4. Menentukan garis pada bentuk geometris 

4. Menyebutkan nama alat menempel dan memotong 

5. Menentukan warna dasar

6. Bentuk Berulang 

7. Menentukan tekstur pada benda

8. Menentukan benda 2 dimensi dan 3 dimensi

9. Menuliskan alat untuk menggambar

Rabu, 27 November 2024

SUMATIF AKHIR SEMESTER GANJIL KAMIS, 28 NOVEMBER 2024

Hari, tanggal : Kamis, 28 November 2024
Kelas : 1.B
Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd
Mapel : Bahasa Indonesia dan PJOK
 

JADWAL SUMATIF AKHIR SEMESTER (SAS) GANJIL TP 2024/2025

Kisi Kisi SAS Ganjil Bahasa Indonesia Kelas 1
1. Huruf vokal dan huruf konsonan
2. Menyebutkan nama hewan dan bunyinya
3. Identitas diri (Mengenalkan diri terdiri dari nama, usia, hobi, ciri fisik dan lainnya)
4. Kalimat Tanda seru dan tanda tanda
5. Suku kata ba, bi, bu, be, bo
6. Suku kata ca, ci, cu, ce, co
7. Suku kata ha, hi, hu, he, ho
8. Suku kata ka, ki, ku, ke, ko
9. Suku kata la, li, lu, le, lo
10. Menyimak Cerita dan Memahami isi cerita


Senin, 25 November 2024

MATERI AJAR SELASA, 26 NOVEMBER 2024

Hari, tanggal : Selasa, 26 novemober 2024
Kelas : 1.B
Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd & Nur Aisyah, S.Pd
Mapel : Matematika dan Seni Rupa 



๐Ÿ“Œ Metode dan Media ajar

       Metode: metode konvensional (dikusi, tanya jawab)

       Media ajar: Video pembelajarana dan buku cetak

๐Ÿ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

Mengenal bangun datar

Menggambar bentuk berulang

    ๐Ÿ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP):

Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan macam-macam bangun datar dengan benar

Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk berulang dengan baik


    ๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.

Peserta didik mampu menciptakan karya dengan mengeksplorasi dan menggunakan elemen seni rupa berupa garis, bentuk dan warna.


Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

๐Ÿ“Œ Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Alhamdulillah pada pertemuannya sebelumnya kita telah memepelajari materi tentang cara menyimak cerita serta kita juga akan mempelajari tentang identitas diri.

Adakah yang masih ingat identitas diri terdiri dari hal apa saja? Yaps Good job, salah satu yang ada di dalam identitas diri adalah nama lengkap, umur, dan hobi kitaa anak-anak. Nah, pada hari ini kita akan belajar matematika yaitu tentang operasi hitung penjumlahand an pengurangan dengan cara bersusun ke bawah, selain itu kita juga akan mempelajari macam-macam warna.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita melakukan tepuk semangat terlebih dahulu agar semangat kita semakin bertambah untuk mengikuti kegiatan belajar hari ini.^^

๐Ÿ“Œ Materi Matematika


Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang memiliki permukaan datar. Bayangkan seperti menggambar di atas kertas, semua gambar yang kamu buat adalah bangun datar karena tidak memiliki ketebalan.

Ciri-ciri Bangun Datar:

  • Dua dimensi: Hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi.
  • Dibatasi oleh garis lurus atau lengkung: Bentuknya bisa bermacam-macam, dari yang memiliki sisi lurus (seperti segitiga, persegi) hingga yang memiliki sisi lengkung (seperti lingkaran).

Contoh Bangun Datar:

  • Segitiga: Memiliki 3 sisi dan 3 sudut.
  • Persegi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
  • Persegi panjang: Memiliki 4 sisi, sisi yang berhadapan sama panjang, dan 4 sudut siku-siku.
  • Lingkaran: Tidak memiliki sisi, tetapi memiliki garis lengkung yang mengelilingi titik pusat.
  • Trapesium: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi sejajar.
  • Jajar genjang: Memiliki 4 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
  • Belah ketupat: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
  • Layang-layang: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang.

Mengapa Kita Belajar Bangun Datar?

Memahami bangun datar sangat penting karena:

  • Kehidupan sehari-hari: Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar, seperti pintu (persegi panjang), roda (lingkaran), atap rumah (segitiga).
  • Dasar untuk mempelajari bentuk yang lebih kompleks: Bangun datar adalah dasar untuk mempelajari bangun ruang (kubus, balok, bola, dll).
  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan spasial: Mempelajari bangun datar membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis dan memahami hubungan antar bentuk.


๐Ÿ“ŒMateri Seni Rupa

Bentuk berulang dapat kita temui disekitar. Bentuk berulang adalah susunan beberapa bentuk yang berurutan dan berulang sehingga membentuk pola. Bentuk berulang dapat membentuk motif atau ragam hias. Motif atau ragam hias biasanya terdapat pada kain batik, kain tenun dan anyaman. Berikut contoh motifnya:


๐Ÿ“ŒREFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN

Kamis, 21 November 2024

MATERI AJAR JUM'AT, 22 NOVEMBER 2024

Hari, tanggal : Jum'at, 22 November 2024
Kelas : 1.B
Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd dan Nur Aisyah, S.Pd
Mapel : Matematika
Metode Pembelajaran     : Diskusi-Tanya Jawab


๐Ÿ“Œ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

    1. Mengenal bangun datar

    ๐Ÿ“Œ Tujuan Pembelajaran (TP):

        1. Peserta didik dapat mengenal dan menyebutkan macam-macam bangun datar dengan benar

    ๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran (CP):

Peserta didik mampu menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 10.


๐Ÿ“ŒKegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

๐Ÿ“Œ Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah.. Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar tentang membuat sketsa mahkota siger dan kopiah emas. Ada yang masih ingat kemarin kita belajar p5 tentang apa? iya benar tentang menghias mahkota siger dan kopiah emas. Nah hari i ni ananda sholeh sholehah akan belajar kembali tentang operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Oke mari kita mulai pembelajaran hari ini. Semangat ananda sholih sholehah dalam KBM^^.


 ๐Ÿ“ŒMateri Matematika



Bangun datar adalah bentuk-bentuk geometri yang memiliki permukaan datar. Bayangkan seperti menggambar di atas kertas, semua gambar yang kamu buat adalah bangun datar karena tidak memiliki ketebalan.

Ciri-ciri Bangun Datar:

  • Dua dimensi: Hanya memiliki panjang dan lebar, tidak memiliki tinggi.
  • Dibatasi oleh garis lurus atau lengkung: Bentuknya bisa bermacam-macam, dari yang memiliki sisi lurus (seperti segitiga, persegi) hingga yang memiliki sisi lengkung (seperti lingkaran).

Contoh Bangun Datar:

  • Segitiga: Memiliki 3 sisi dan 3 sudut.
  • Persegi: Memiliki 4 sisi yang sama panjang dan 4 sudut siku-siku.
  • Persegi panjang: Memiliki 4 sisi, sisi yang berhadapan sama panjang, dan 4 sudut siku-siku.
  • Lingkaran: Tidak memiliki sisi, tetapi memiliki garis lengkung yang mengelilingi titik pusat.
  • Trapesium: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi sejajar.
  • Jajar genjang: Memiliki 4 sisi, dengan sisi-sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.
  • Belah ketupat: Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
  • Layang-layang: Memiliki 4 sisi, dengan sepasang sisi yang berhadapan sama panjang.

Mengapa Kita Belajar Bangun Datar?

Memahami bangun datar sangat penting karena:

  • Kehidupan sehari-hari: Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk bangun datar, seperti pintu (persegi panjang), roda (lingkaran), atap rumah (segitiga).
  • Dasar untuk mempelajari bentuk yang lebih kompleks: Bangun datar adalah dasar untuk mempelajari bangun ruang (kubus, balok, bola, dll).
  • Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan spasial: Mempelajari bangun datar membantu kita mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis dan memahami hubungan antar bentuk.

LATIHAN SOAL




๐Ÿ“ŒRefleksi dan Kesimpulan Pembelajaran 


Rabu, 20 November 2024

MATERI AJAR KAMIS, 21 NOVEMBER 2024

Hari, tanggal : Kamis, 21 November 2024
Kelas : 1.B
Guru : Juwitasari Pebriani, S.Pd. dan Nur Aisyah, S.Pd.
Materi : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Metode Pembelajaran: Demonstrasi 

      ๐Ÿ“Œ Tujuan Projek:

  Dengan mengangkat tema โ€œBhineka Tunggal Ikaโ€ dan megacu kepada dimensi profil projek Pancasila, topik โ€œKeberagaman Budayakuโ€, projek ini bertujuan untuk mewujudkan peserta didik yang memiliki karakter kebhinnekaann terhadap keberagaman etnik, agama, dan budaya. Selain itu projek ini juga bertujuan untuk mengenali dan memahami perbedaan sehingga melahirkan sikap saling menghargai, menghormati, toleransi, dan terpatri rasa bersyukur bahwa keberagaman Bangsa Indonesaia merupakan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa serta menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika dengan cara mempelajari dan menampilkan keberagaman tersebut melalui berbagai karya seperti membuat mahkota adat khas daerahnya masing-masing.

    ๐Ÿ“Œ Alur Projek:
          Projek ini dilakukan dalam empat tap:
  1.    Pada tahap observasi atau pengenalan peserta didik diajak untuk mengamati  keberagaman suku, agama, budaya dan sebagainya pada teman-teman di kelas lalu peserta didik menulis hasil pengamatannya. Pendidik mengajak peserta didik berdiskusi dan melakukan tanya jawab tentang keragaman Bangsa Indonesia, seperti asal daerah, makanan daerah, pakaian adat, lagu daerah dan tarian daerah.
  2.  Pada tahap kontekstual, peserta didik berdiskusi tentang keberagaman etnik, agama, dan budaya. dari berbagai suku daerah di Indonesia, kemudian mengenal kebudayaan dan ciri khas daerah Lampung.
  3. Pada tahap Aksi, peserta didik belajar dan berlatih membuat karya atau media yang menunjukkan ke khasan dari daerah Lampung, seperti mahkota siger, kopian, dalan aksesoris adat Lampung.
  4. Tahap Evalausi dan Refleksi dilakukan setelah tahapan aksi nyata selesai, akan mengolah masukan dari kepala sekolah, para guru, para orang tua murid dan peserta didik untuk perbaikan dan penyempurnaan proyek di waktu mendatang. 

๐Ÿ“Œ Target Projek

Melalui projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan tiga dimensi profil pelajar Pancasila yaitu:

1. Kreatif, khususnya elemen menghasilkan gagasan yang orisinil dan menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

2, Berkhebinekaan global, khususnya elemen mengenali dan menghargai budaya

3. Gotong royong, khususnya elemen kolaborasi


๐Ÿ“Œ Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.B.. How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

๐Ÿ“Œ  Apersepsi : 

Selamat pagi ananda sholeh sholehah  Pada pertemuan P5 sebelumnya kita sudah melaksanakan kegiatan menghias mahkota siger menggunakan manik-manik dan payet, Nah, untuk hari ini kita akan melanjtkan menghias mahkota siger dan kalung papan jajar adat Lampung ya nakk. Oke mari simak dan perhatikan materi dan langkah-langkah berikut ini yaa^^



๐Ÿ“Œ Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)



 TAHAP AKSI NYATA

PERTEMUAN 16

 

Jenis Kegiatan                      : Tatap Muka dan Tugas Mandiri

Tanggal Pelaksanaan    :  Kamis, 21 November 2024

Waktu                                     : 1 x pertemuan

Materi                                      : Menghias Aksesoris adat Lampung (Mahkota siger dan 

                                                  kalung papan jajar)

Peran Pendidik                     : Fasilitator dan Narasumber

 

Persiapan:

2.   Mahkota siger dan kalung papan jajar dari kardus

 

Pelaksanaan:

1.      Pendidik gambar contoh mahkota siger dan kalung papan jajar

 



2.      Pendidik menampilkan cara membuat gelang adat lampung dari bahan kardus: https://youtu.be/NYuqbnbZV1k?si=nkz1I4NEoXRWQV9Y

3.      Pendidik memberikan penjelasan sederhana mengenai Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menghias aksesoris adat Lampung

4.      Bersama Pendidik, peserta didik mencoba menghias mahkota siger dan kalung papan jajar seperti yang ada  pada video.

 

 


LEMBAR KERJA PERTEMUAN 16

MENGHIAS MAHKOTA SIGER DAN KALUNG PAPAN JAJAR

 

Alat dan Bahan:

  • Manik-manik
  • Lem
  • Alat tulis
  • Gunting
  • Penggaris
  • Sedotan plastik warna kuning
  • Benang/tali kasur warna putih


Langkah-Langkah:

  1.       Peserta didik menyiapkan alat dan bahan
  2.       Pendidik memberikan gambar contoh mahkota siger dan kalung papan jajar kepada peserta didik
  3.       Peserta didik menyiapkan kalung papan jajar yang sebelumnya telah dibuat dan siap untuk dihias
  4.       Peserta didik menghias kalung papan jajar menggunakan manik-manik
  5.       Setelah itu tambahkan manik-manik Mutiara ditengah kalung papan jajar
  6.       Setelah dihias, bolongi ujung atas kalung papan jajar
  7.       Setelah kalung papan jajar telah siap, ambil sedotan lalu gunting-gunting kecil sepanjang  2-3 cm.
  8.       masukanbenang/tali kasur ke salah satu bolongan di kalung paoan jajar
  9.       kemudian masukan sedotang yang telah digunting kecil sampai seluruh benang tetrupi oleh sedotan
  10.       setelah selesai doronce, pakailah kalung papan jajar tersebut lalu sesuaikan ukurannya. 

๐Ÿ“ŒREFLEKSI / KESIMPULAN PEMBELAJARAN

About

Mengenai Saya

Foto Saya
Nur Aisyah, S. Pd.
Lihat profil lengkapku